Breaking News:

Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Jambi Triwulan III Tumbuh 2,26%, Peningkatan di Sektor Usaha Transportasi dan Pergudangan

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Kamis (5/11) merilis pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi berdasarkan besaran

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Fifi Suryani
Ig@sultanthahaairport
Antrean penumpang di Bandara Sultan Thaha Jambi, Oktober 2020. Ekonomi Jambi Triwulan III tumbuh 2,26 persen ditopang peningkatan di sektor transportasi darat, udara dan laut. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi Kamis (5/11) merilis pertumbuhan perekonomian Provinsi Jambi berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2020 mencapai Rp51,54 triliun dan atas dasar harga konstan 2020 mencapai Rp37,23 triliun.

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi triwulan (quartal) III-2020 terhadap triwulan sebelumnya
tumbuh sebesar 2,26 persen. Namun, dibanding triwulan III-2019 (y-on-y) terkontraksi sedalam 0,79 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Wahyudin mengatakan Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi mengalami peningkatan dipicu peningkatan aktivitas angkutan udara, darat dan laut.

“Hal tersebut mengakibatkan meningkatkanya pertumbuhan ekonomi kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 18,61 persen,” ujar Mahyudin.

“Lalu diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum terkontraksi sebesar 6,88 persen, serta Konstruksi sedalam 6,27 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum serta TPK mengalami pertumbuhan signifikan yang dipicu peningkatan aktivitas sektor tersebut selama triwulan III- 2020, setelah pada triwulan sebelumnya sempat mengalami penurunan aktivitas.

“Namun jika dibanding triwulan yang sama tahun lalu, sektor ini masih tumbuh tertekan sebagai akibat dari pandemik Covid-19,” ucapnya.

Ia menyampaikan pada Struktur PDRB Provinsi Jambi menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2020 tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

Pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (31,08 persen), Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (13,28 persen, Pertambangan dan Penggalian (11,19 persen), Industri Pengolahan (10,92 persen), serta Konstruksi (7,51 persen) masih mendominasi PDRB Provinsi Jambi,” ucapnya.

Dan Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi triwulan III- 2020 (y-on-y), Informasi dan Komunikasi menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,38 persen, diikuti Jasa Keuangan sebesar 0,21 persen, Jasa Pendidikan sebesar 0,19 persen, serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 0,09 persen.

Wahyudin juga menyampaikan Ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2020 terhadap triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 2,26 persen.

“Sektor transportasi selama triwulan III-2020 mengalami peningkatan dipicu peningkatan aktivitas angkutan udara, darat, dan laut. Hal tersebut mengakibatkan meningkatnya pertumbuhan ekonomi kategori Transportasi dan Pergudangan sebesar 18,61 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi triwulan III-2020 (q-to-q), Transportasi dan Pergudangan merupakan sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,45 persen, diikuti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,31 persen dilanjutkan Industri Pengolahan sebesar sebesar 0,24 persen.

Ia mengatakan Ekonomi Provinsi Jambi kumulatif sampai dengan Triwulan III-2020 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c) terkontraksi 0,26 persen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved