PANAS ILC TVOne Tadi Malam, Rocky Gerung Sebut Presiden Tidak Paham Pancasila Lalu Dilaporkan Polisi

Akademisi sekaligus Pengamat Politik Rocky Gerung dikeroyok pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara ILC TV One Selasa (4/11/2020) malam tadi.

kolase
Rocky Gerung dan Presiden Jokowi 

PANAS ILC TV One Tadi Malam, Rocky Gerung Sebut Presiden Tidak Paham Pancasila Lalu Dilaporkan Polisi

TRIBUNJAMBI.COM -Akademisi sekaligus Pengamat Politik Rocky Gerung dikeroyok pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara ILC TV One Selasa (4/11/2020) malam tadi.

ILC TV One tadi malam mengangkat tema UU ITE: Mengancam Kebebasan Berpendapat?

Rocky Gerung memberikan pandangannya terkait kebebasan berpendapat, termasuk di antaranya kritik terhadap pemerintah.

Dilansir TribunWow.com, Rocky Gerung mengatakan bahwa kebebasan berpendapat saat ini ada ketidakadilan, kaitannya dengan Undang-undang Indormasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Hal itu diungkapannya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (3/11/2020).

ILC TV One - Serunya ILC TV One Semalam Rocky Gerung Dikeroyok Jubir Jokowi Fadjroel Rahman dan Kapitra Ampera, Pemerintah Dituduh.
ILC TV One - Serunya ILC TV One Semalam Rocky Gerung Dikeroyok Jubir Jokowi Fadjroel Rahman dan Kapitra Ampera, Pemerintah Dituduh. (tangkapan layar Youtube ILC)

Dirinya kemudian mencontohkan kasus yang pernah ia alami sendiri, yakni soal kritik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rocky Gerung merasa bahwa dirinya tidak berhak untuk dilaporkan lantaran hanya sebatas memberikan penilaian terhadap seseorang, dalam hal ini adalah Jokowi.

Ia menyakini tidak akan dilaporkan ketika memberikan pujian kepada Jokowi.

Baca juga: ILC TV One Tadi Malam Sengit, Rocky Gerung Dikeroyok Pendukung Jokowi, Sampai Pemerintah Dituduh

Bahkan menurutnya justru akan mendapatkan pujian balik.

"Soal kritik kepada presiden, suatu waktu saya bilang begini 'presiden tidak paham Pancasila', lalu saya dilaporkan ke polisi," ujar Rocky Gerung.

"Itu keputusan saya untuk mendeskripsikan pengetahuan presiden, kalau saya bilang presiden paham Pancasila, saya pasti dipuji," imbuhnya.

"Padahal dua-duanya adalah deskripsi, bukan evaluasi," jelas Rocky Gerung.

Rocky Gerung lantas menerangkan bahwa pernyataannya tersebut tidak lantas menghina seorang presiden, melainkan dikatakannya hanya sebatas penggambaran berdasarkan apa yang terlihat.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved