Breaking News:

Jumlah UMKM di Tanjabtim Capai 56 Ribu, Meningkat Sejak Pendataan Pemberian Bantuan

Dinas Koperasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mencatat jumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) terus mengalami peningkatan.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kepala Dinas Koperasi Tanjabtim Sihabudin 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dinas Koperasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mencatat jumlah usaha mikro kecil menengah (UMKM) terus mengalami peningkatan.

Kenaikan tersebut terjadi sejak beberapa bulan terakhir, terlebih sejak pemerintah memberikan suntikan bantuan bagi UMKM sebesar Rp2,4 juta per orang.

Kepala Dinas Koperasi Tanjabtim Sihabudinmenuturkan, saat ini jumlah total UMKM di Tanjabtim mencapai 56.000 lebih. Dari jumlah tersebut yang telah didata ulang jumlahnya baru 18.000-an.

"Saat ini masih dalam proses pendataan dan jumlahnya bisa saja berkurang atau bertambah," ujarnya, Senin (2/11).

Diakuinya, pada tahun tahun sebelumnya atau sebelum masa pandemi pihaknya merasa kesulitan saat hendak mendata mereka (UMKM). Banyak dari pelaku usaha tersebut enggan jujur untuk melaporkan usaha mereka.

"Saat pendataan sebelum pandemi banyak usaha tidak mau jujur. Saat pendataan manual hanya 12.000-an saja data UMKM yang kita dapat, sekarang saat ada bantuan jumlahnya melonjak hingga 56 ribuan," tuturnya.

"Kebanyakan mereka tidak mau jujur itu karena takut akan pajak, namun setelah ada bantuan mereka berani," tambahnya.

Dikatakannya pula, dalam melakukan pendataan pihaknya juga melibatkan Permodalan Nasional Madani (PNM) Badan Usaha Milik Negara, pihak bank, lembaga koperasi hukum dan lainnya.

"Sejauh ini yang sudah terdata pengajuan bantuan kemungkinan jumlahnya sudah lebih dari yang sudah mendapat, yang jumlahnya lebih kurang 1000-an," tuturnya.

Lanjutnya bagi masyarakat yang ingin mengajukan bantuan dapat melakukannya, dengan syarat melengkapi fotokopi KTP, profil, SKU, KK, dan foto usaha.

Data tersebut diserahkan ke kelurahan dan desa, dengan catatan khusus usaha mikro dan minimal sudah berjalan setahun.

"Nantinya perorang atau per usaha akan mendapatkan bantuan yang didapat Rp 2,4 juta per orang atau usaha," jelasnya.

Jenis usaha yang dapat diajukan bebas, semua jenis usaha dengan catatan di bawah Rp50 juta bisa usaha rias pengantin, fotografer wedding, hingga jual online.

Saat ini bantuan yang sudah direalisasikan ke UMKM sudah cukup banyak, untuk angkanya pihak bank yang mengetahui. Untuk pencairan bantuan sendiri saat ini sudah memasuki tahap empat sejak Agustus lalu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved