Jusuf Kalla Perkirakan Covid-19 di Indonesia Bisa Pulih Pada 2020, Ini Alasannya

Indonesia bisa pulih dari pandemi Covid-19 diperkirakan pada 2020 mendatang. Hal itu dikatakan Jusuf Kalla

Editor: Rahimin
tribunjambi/hendro sandi
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJAMBI.COM - Indonesia bisa pulih dari pandemi Covid-19 diperkirakan pada 2020 mendatang.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla ( JK).

Alasan JK, ketersediaan vaksin yang baru siap pada pertengahan 2021. Sementara itu, diperlukan waktu lebih dari satu tahun untuk melakukan vaksinasi, setidaknya kepada 70 persen populasi yang tinggal di Indonesia.

“Kalau ditanya kapan kira-kira pandemi Covid-19 ini selesai, maka saya perkirakan di Indonesia baru bisa selesai pada 2022," ujar JK dikutip dari siaran pers PMI, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga: Ini Sosok Letjen (Purn) Djamari, Ketua Rombongan Moge Pengeroyok 2 Anggota Intel Kodim di Bukitinggi

Baca juga: Soroti Peran Milenial Untuk Negara, Kini Megawati Tanya Berapa Banyak Anak Muda Tolong Rakyat

Baca juga: SEGERA Login www.pln.co.id Untuk Dapat Token Gratis November atau melalui WhatsApp ke 08122-123-123

"Karena yang bisa menyelesaikan ini hanya vaksin, dan tes klinis vaksin itu baru bisa keluar antara Januari–Februari 2021 dan mulai produksi pada Maret," lanjutnya.

JK mengingatkan, masing-masing negara produsen vaksin, seperti China, Inggris, dan Amerika akan mengutamakan kebutuhan dalam negeri mereka. Baru kemudian mereka memberikan kesempatan kepada negara-negara lain.

 Jusuf Kalla
Jusuf Kalla (Rina Ayu/Tribunnews.com)

"Setelah itu baru kita bisa dapat. Kira-kira nanti vaksinasi bertahap dalam negeri mulai antara Mei dan Juni (2021)," ungkap JK.

"Kalau kita melakukan vaskinasi secara besar-besaran, yang artinya 1 juta orang divaksin per-hari maka itu akan membutuhkan waktu 1 tahun,” lanjutnya menjelaskan.

Meski begitu, JK juga memperkirakan teknis vaksinasi kepada 1 juta populasi per hari bukanlah pekerjaan mudah.

Mengingat untuk melakukan tes Covid-19 kemampuan Indonesia hingga saat ini maksimum hanya 30 ribu spesimen per hari.

Baca juga: Mengerikan, Foto-foto Dasyatnya Gempa Turki, 22 Orang Meninggal Ada yang Tenggelam Disapu Tsunami

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN Bank BNI untuk Posisi Officer Development Program 2020

Baca juga: Lowongan Kerja Bank BCA Penempatan Ada di Jambi, Terbuka untuk Lulusan S1 Hingga S2

Untuk itu JK memperkirakan kemampuan pemberian vaksin pada pertengahan tahun depan hanya bisa diberikan kepada 500.000 orang setiap harinya.

Merujuk kepada kondisi ini, JK meminta kepada segenap relawan PMI untuk lebih intensif melakukan penyemprotan disinfektan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Jujur ini membutuhkan daya tahan kita untuk mengatasi ini. Saya minta agar operasi penyemprotan disinfektan PMI lebih diintensifkan dan masyarakat lebih disiplin lagi untuk mengurangi penyebaran Covid-19," tegasnya.

Sementara itu, dalam rangka pemberian vaksin kepada masyarakat, JK menyebut PMI telah menyiapkan 230 unit donor darah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sebagai Pos pemberian Vaksin. Persiapan ini pun disertai ribuan tenaga untuk membantu proses vaksinasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jusuf Kalla Perkirakan Pandemi Covid-19 di Indonesia Baru Selesai pada 2022", 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved