Breaking News:

Kuliner di Jambi

Sala Bulek, Kuliner Pariaman di Kota Jambi Ini Bisa Buat Ketagihan di Setiap Gigitannya

Karena ini merupakan makanan legendaris masyarakat Pariaman, hingga sampai saat ini belum diketahui bumbu pastinya. Karena dengan perkembangan zaman,

TribunJambi/Rara
Sala Bulek 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sala Bulek atau biasa juga disebut Sala Lauak ternyata bukan hanya diminati warga asli Provinsi Sumatera Barat saja. Sala Bulek dengan rasa yang khas juga banyak diminati warga Jambi.

Rasa Sala Bulek yaitu gurih asin. Bahannya yaitu tepung beras yang dicampur berbagai rempah.

"Tidak semua orang tahu Sala Bulek, tapi mereka yang pernah mencicipi dari tetangganya yang orang Padang yang tahu. Kalau sudah pernah mencoba makan, biasanya mereka sampai ketagihan. Pesanan lumayan sering, apalagi ketika ada acara atau hari raya," tutur Anggi pedagang Sala Bulek di RT 02, Kelurahan Lebak Bandung, Jelutung, Kota Jambi, Sabtu (30/10/2020).

Karena ini merupakan makanan legendaris masyarakat Pariaman, hingga sampai saat ini belum diketahui bumbu pastinya. Karena dengan perkembangan zaman, bumbu Sala Bulek sudah banyak dimodifikasi.

Baca juga: Lowongan Kerja Lulusan SMA di PT Kaldu Sari Nabati, Simak Informasi Lengkapnya

Baca juga: Dana Sarah, Tarian Asal Jambi akan Ditampilkan pada Pembukaan PKN 2020

Baca juga: Siapa Sebenarnya Pacar Sherina Munaf, Mengapa Baskara Mahendra Pernah Diancam akan Dibunuh

Terkadang olahan tepung beras serta bumbu yang diadon juga dicampur dengan berbagai pilihan ikan atau daging lainnya.

"Kadang udang, kadang ikan asin, ayam, atau tanpa protein. Pilihan itu karena menghindari orang yang alergi terhadap makanan tertentu," ujarnya.

Anggi mengatakan, harga setiap butirnya dapat dibandrol mulai dari 500 rupiah hingga harga selangit. Tergantung dari ada tidaknya campuran, presentase campuran dibanding adonan, serta harga campurannya.

Sala Bulek lebih lezat dimakan ketika masih hangat. Ketika digigit tekstur luar Sala Bulek terasa gurih krispi, sedangkan tekstur di dalam tiap butirannya lembut.

Kilas Menurut Orang Padang

Keterangan masyarakat Padang di Jambi, mereka mengetahui bahwa kata Sala Bulek berasal dari kata 'Salah Membulatkan'. Namun terlanjur terbentuk, jadilah makanan Sala Bulek.

Bentuk Sala Bulek tentu seperti namanya, yaitu berbentuk bulat. Bagi orang Pariaman atau Padang pada umumnya, Sala Bulek dijadikan lauk campuran ketika makan nasi bersama Rendang. Selain itu juga campuran lontong sayur.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved