Minggu, 31 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

India dan Pakistan Ribut Besar Gara-gara Beras, Ternyata Ini Keistimewaan Beras Basmati di Dunia

Islamabad tersinggung dengan rencana New Delhi untuk meminta izin dari Uni Eropa (UE) untuk mengekspor biji-bijian sebagai produk unik India.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno

India dan Pakistan Ribut Besar Gegara Beras, Ternyata Beras Basmati Bukan Beras Biasa 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah India dan Pakistan kembali berseteru gara-gara beras.

Ternyata beras basmati, makanan pokok aromatik berbutir panjang di seluruh dunia yang jadi pemicu ketegangan dua negara tetangga tersebut. 

Islamabad tersinggung dengan rencana New Delhi untuk meminta izin dari Uni Eropa (UE) untuk mengekspor biji-bijian sebagai produk unik India, yang dikenal sebagai indikasi geografis yang dilindungi (PGI).

Produk lain yang saat ini diakui UE memiliki status PGI, yang digambarkan memiliki kualitas, reputasi, atau karakteristik yang berkaitan dengan tempat asalnya, termasuk keju Stilton dan wiski Skotlandia, lansir AP, Jumat (30/10/2020).

Baca juga: Tiga Pemimpin Dunia Ini Ramai-ramai Dukung Presiden Macron, Prancis Mencekam Umat Muslim Dunia Gaduh

Pakistan khawatir jika India bisa mendapatkan standar kualifikasi ini, itu artinya beras basmati India lebih unggul dari Pakistan dan merugikan ekspornya.

Saat ini, UE mengimpor dua pertiga dari sekitar 900.000 metrik ton beras basmati setiap tahun dari India meskipun Pakistan merupakan sepertiga sisanya.

Pangsa pasar Pakistan telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, setelah tingkat pestisida tricylazole yang tidak aman ditemukan di beberapa biji-bijian India.

Baca juga: Presiden Prancis Buat Gaduh Dunia, Menlu Retno Marsudi Sebut 2 Miliar Umat Muslim Tersinggung

Pasukan India dan Pakistan besitegang di perbatasan.
Pasukan India dan Pakistan besitegang di perbatasan. (AP)

Pertemuan darurat Sekretaris Perdagangan Pakistan, Ketua Organisasi Kekayaan Intelektual negara itu dan perwakilan dari Asosiasi Ekspor Beras Pakistan diadakan ketika berita itu menyebar tentang aplikasi India.

Pihak berwenang Pakistan diperkirakan akan mengajukan keberatan resmi ke UE sebelum Desember 2020.

"Pakistan akan dengan keras menentang penerapan India di UE dan menahan India dari mendapatkan tag PGI eksklusif untuk beras basmati," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang Pakistan.

Baca juga: Reaksi Mahathir Mohamad Setelah Tahu Cuitannya Soal Prancis Dihapus Twitter: Saya Bena-benar Muak

Seorang juru bicara Komisi Eropa mengkonfirmasi permohonan India:

“Komisi telah menerbitkan permohonan pendaftaran nama“ basmati ”dari India sebagai usulan indikasi geografi dilindungi (PGI).

"Publikasi ini memberikan kesempatan bagi para pemangku kepentingan untuk mengajukan penolakan untuk jangka waktu tiga bulan ... "

"Jika oposisi diterima dari pihak mana pun, komisi akan memastikan hal itu sejalan dengan prosedur yang berlaku, memastikan hak-hak semua pihak dihormati dengan cermat," kata Komisi Uni Eropa (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pakistan dan India Kembali Tegang, Pemicunya Gegara Beras.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved