Breaking News:

Takut Penularan Covid-19, Warga Kelurahan Payo Lebar Ragu Adakan Peringatan Maulid Nabi

Satu di antaranya jumlah peserta yang dibatasi. Sebanyak 50 orang, yang kapasitas ruangannya lebih dari 100 orang.

tribunjambi/rara khushshoh
Acara maulid nabi sore ini yang dihadiri Maulana, Wakil Walikota Jambi, Selasa (27/10/2020). Kegiatan maulid Nabi Muhammad SAW ke 1442 H diselenggarakan pada Masjid Raya Magat Sari Kecamatan Pasar Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Jambi diperbolehkan.

Namun di Kelurahan Payo Lebar, Kota Jambi masih ragu gelar acara tersebut di tengah pandemi Covid-19.

Sudah ada surat edaran yang memperbolehkan acara Maulid Nabi Muhammad SAW digelar dengan beberapa syarat.

Satu di antaranya jumlah peserta yang dibatasi. Sebanyak 50 orang, yang kapasitas ruangannya lebih dari 100 orang.

Baca juga: Bawaslu Sebut Keterlibatan ASN Dalam Pilkada Masih Isu Lama

Baca juga: Apa Penyebab Diabetes? Kurangi Makanan Ini

Baca juga: OJK Jalin Sinergi untuk Pemulihan Ekonomi Nasional di Provinsi Jambi

Sedangkan jika ruangan berkapasitas kurang dari 100 orang, jamaah yang hadir harus 50 persen dari jumlah kapasitas ruangan.

Surat tersebut telah ditandatangani oleh Kemenag Kota Jambi, MUI Kota Jambi, dan Wakil Walikota Jambi.

Namun Nilawati, Lurah Payo Lebar mengatakan hingga saat ini belum ada warga yang melapor hendak mengadakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Justru beberapa Ketua RT melapor tidak jadi menggelar acara peringatan tahunan itu.

"Beberapa RT yang sudah melapor ke saya, mengatakan bahwa mereka tidak dapat membatasi jumlah peserta maulid Nabi SAW yang hadir. Soalnya dalam lima RT kami hanya punya satu masjid. Belum lagi ketika acara perlu adanya yang baca Alquran, dan beberapa pengisi acara lainnya," kata Nilawati, Kamis (29/10/2020).

Berbeda dengan wilayah Kelurahan Kasamba. Ada beberapa masjid serta musala bahkan telah mengadakan peringatan Maulid Nabi lebih awal.

"Untuk Kelurahan sendiri tidak mengadakan. Namun beberapa masjid dan musala di wilayah Kasamba dari sejak Minggu kemaren sudah ada yang minta petunjuk terkait pelaksanaan maulid Nabi," kata Bambang Sutejo, Lurah Kasamba.

"Tidak ada larangan untuk melaksanakan namun harus tetap patuh pada surat edaran yang berlaku. Dengan adanya Satgas penanganan Covid-19 tingkat RT, mereka menjadi tim yang memantau kegiatan dilingkungan RT masing-masing. Untuk dikomukasikan ke satgas penanganan Covid-19 di kelurahan," lanjutnya.

Begitu pula dengan Kelurahan Orang Kayo Hitam, The Hok, Kebun Handil, Mayang yang juga akan adakan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di beberapa masjid maupun musalanya. Juga beberapa kelurahan lain tengah mempersiapkan peringatan tersebut.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved