Hari Sumpah Pemuda
Lantaran Covid-19 Hari Sumpah Pemuda 2020 Hanya Sekedar Ucapan, Jambi Tak Adakan Perayaan Lain
Hari Sumpah Pemuda 2020 ini, Jambi tak ada perayaan maupun sekedar upacara. Hanya ucapan peringatan yang banyak dibagikan di media sosial.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari Sumpah Pemuda 2020 ini, Jambi tak ada perayaan maupun sekedar upacara.
Hanya ucapan peringatan yang banyak dibagikan di media sosial.
Perayaan sumpah pemuda tahun ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Tak ada lomba, tak ada acara kumpul, tak ada upacara.
Baca juga: MENGUAK Watak Asli Orang Kelahiran Februari 1993, Dikupas Lewat Weton Lahir Berdasarkan Primbon Jawa
Baca juga: Momentum Sumpah Pemuda, Pertajam Idealisme Pemuda Sebagai Penggagas Perubahan
Baca juga: VIDEO: Pria di Jepang Manfaatkan Voucher untuk Penuhi Kebutuhan Hidup, Tak Pernah Pakai Uang Sendiri
Hanya terlihat ucapan di media sosial milik Pemerintahan Kota Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi.
Pada tingkat kecamatan serta kelurahan pun juga lakukan demikian.
"Diresapi dan dimaknai bahwa pemuda menjadi agen perubahan pemersatu bangsa."
"Agen perubahan serta pelopor kepatuhan Prokes dalam pemutus penyebarluasan pandemi," Rini Yuliani, Camat Jelutung, Rabu (28/10/2020) malam.

Selain itu, Mursida, Camat Pasar Jambi mengatakan peringatan tak dibuat.
Hanya ucapan peringatan sumpah pemuda saja yang dilakukan.
Begitu pula kata Riyansuni Iper, Camat Jambi Selatan menyatakan hal yang serupa bahwa tidak ada kegiatan.
Hari Ini Penambahan 32 Kasus Positif Covid-19 Jambi di Hari Sumpah Pemuda 2020, 31 dari Kota Jambi
Hari Sumpah Pemuda, kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi bertambah 32 orang.
Sebanyak 31 di antaranya dari Kota Jambi.
Dinas Kominfo Provinsi Jambi update data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi, Rabu (28/10/2020).
Penambahan kasus 32 orang pada hari ini total menjadi 1.188 orang.
Penambahan konfirmasi positif di Kota Jambi sebanyak 31 orang, dan satu orang lagi dari Tanjab Barat.
Kemudian pasien yang sembuh bertambah 32 orang.
Penambahan pasien sembuh tersebut yaitu 25 orang dari Kota Jambi, 2 warga Kabupaten Merangin, 2 orang Muaro Jambi, dan 3 orang merupakan warga Bungo.
Serta penambahan satu orang pasien meninggal dunia di Kota Jambi. (TribunJambi/Rara Khushshoh Azzahro)
Kasus Positif Covid-19 di Jambi Tembus 1.156 Kasus, Masyarakat Masih Abaikan Protokol Kesehatan
Kasus positif Covid-19 di Jambi tembus angka 1.156 kasus.
Angka itu terbilang cukup tinggi, di mana hampir setiap hari terjadi penambahan.
Bahkan angka kematian pun telah mencapai 22 orang, akibat virus jahat tersebut.
Namun dari penambahan kasus ini, tak membuat masyatakat Jambi pada umumnya khawatir, dan menaati protokol kesehatan.
Seperti masih banyak terlihat kerumunan terutama di malam hari, dan tak menggunakan masker saat keluar rumah.
Hal ini pun sangat mudah terlihat di siang hari, khususnya aktifitas masyarakat di jalanan.
Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah meminta, mansyarakat tak melonggarkan penerapan protokol kesehatan.
"Masyarakat Jambi harus semakin waspada dan menaati protokol kesehatan. Tetapkan 3 M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun," katanya.
(tribunjambi/hendro sandi)