Breaking News:

Kasus Jiwasraya, Benny Tjokro dan Heru Hidayat Dituntut Seumur Hidup, Hari Ini Hakim Jatuhkan Vonis

Dua terdakwa kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero), akan menjalani sidang vonis, Senin (26/10/2020)

Editor: Rahimin
Wartakota
Para terdakwa kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dengan mengenakan face shield dan masker mengikuti sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Dua terdakwa kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero), akan menjalani sidang vonis, Senin (26/10/2020) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kedua terdakwa yakni, Direktur Utama PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. "Sidang BT dan HH rencana akan digelar mulai jam 10 pagi," kata jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung Bima Suprayoga ketika dihubungi Kompas.com, Senin.

Dalam kasus ini, Benny Tjokro dan Heru Hidayat masing-masing dituntut hukuman penjara seumur hidup dan denda sebesar Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan.

Baca juga: Penyebab Wafat Putra Sultan Brunei Darussalam Tak Disebutkan, Wanita Muslim Harus Pakai Busana Putih

Baca juga: Mantan Sekjen Partai Demokrat Minta Polri Jangan Bertindak Berlebihan Pada Demonstran

Baca juga: Gegara Suara Knalpot Bising, Anggota DPRD Jeneponto Terkapar Dibacok Usman

Selain itu, JPU menuntut majelis hakim menjatuhkan pidana tambahan kepada Benny berupa uang pengganti sebesar Rp 6,078 triliun atau tepatnya Rp 6.078.500.000.000. Sementara, Heru juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 10.728.783.375.000.

Keduanya juga dinilai telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun, dalam pledoi atau nota pembelaan, Benny dan Heru membantah telah mengendalikan investasi Jiwasraya.

Empat terdakwa lainnya dalam kasus ini telah dijatuhi vonis penjara seumur hidup. Keempatnya terdiri dari mantan Direktur Utama Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Direktur Keuangan Jiwasraya, Hary Prasetyo; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan; serta Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto.

Mereka dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi yang merugikan keuangan negara senilai Rp 16,807 triliun dalam kasus Jiwasraya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Terdakwa Kasus Jiwasraya Dituntut Penjara Seumur Hidup, Hari Ini Jalani Sidang Vonis", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved