Breaking News:

Gereja Katolik Gelar Pesparani 2020 Secara Virtual, Paduan Suara Se-Indonesia Tampil

Semula Pesparani 2020 akan digelar di Kupang. Namun karena pandemi Covid-19 akan dilakukan secara daring (dalam jaringan). kegiatan ini beri nama VCF

Perhelatan akbar Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Indonesia 2018, di Ambon, 27 Oktober-2 November 2018. (IST) 

Semula Pesparani 2020 akan digelar di Kupang. Namun karena pandemi Covid-19 akan dilakukan secara daring (dalam jaringan). kegiatan ini beri nama Virtual Choir Festival (VCF).

TRIBUNJAMBI.COM - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Nasional (LP3KN) akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejani ( Pesparani) II secara virtual mulai 29 Oktober hingga 6 November 2020.

Pesparani II yang semula direncanakan diadakan di Kupang ini, akan digelar secara daring akibat pandemi Covid-19. Yakni dengan menayangkan video rekaman paduan suara dari peserta setiap provinsi. Sehingga kegiatan ini beri nama, Virtual Choir Festival (VCF).

Untuk LP3KD Riau, persiapan sudah matang melalui beberapa kali pelatihan yang digelar secara online. Nantinya, peserta dari Riau akan berpartisipasi untuk 4 kategori; Paduan Suara Dewasa Campuran, Paduan Suara OMK, Paduan Suara Remaja dan Paduan Suara Anak.

Baca juga: Bawa Keanekaragaman Jambi ke Ambon, Penutupan Pesparani Katolik Indonesia 2018

Baca juga: Naruto Diprediksi Tak Mati di Chapter 52, Link Baca Manga Boruto, Hokage Tampil dengan Mode Kyubi

Perwakilan Riau akan tampil pada Senin (2/11/2020) mulai Pukul 17.00 dan dapat disaksikan melalui YouTube Hidup TV, PESPARANI Katolik dan Komsos Keuskupan.

Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Alimasa Gea mengatakan Pesparani adalah suatu aktivitas seni budaya masyarakat Katolik dalam bentuk pagelaran dan lomba musik liturgi dan nyanyian dengan tujuan mengembangkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan masyarakat Katolik terhadap ibadah/liturgi gerejani.

“Serta wadah untuk membangun kerukunan umat beragama melalui Moderasi Beragama. Juga, Pesparani ini menjadi pesta bersama seluruh masyarakat Indonesia yang merupakan wajah Indonesia bagi Dunia. Seperti Lembaga Keagamaan lainnya, misalnya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk umat Islam, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kristen Protestan,” tutur Dia.

Pada kesempatan ini, Alimasa menjelaskan perkembangan LP3KD Riau yang resmi dibentuk pada tahun 2018.

“LP3KD Riau telah membuat terobosan untuk tingkat Provinsi pada bulan November tahun 2019. Amanat KMA 35 Tahun 2016, bahwa sumber pengembangan lembaga ini dari APBN/APBD namun sampai sekarang ini tidak pernah LP3KD Riau mendapat perhatian pemerintah Provinsi Riau,” tegas Dia.

Bahkan, lanjut Dia, untuk iven tahun ini pihaknya sudah melakukan audensi kepada Gubernur Riau melalui Asisten I pada bulan Agustus 2020. Namun, sampai sekarang ini informasi kelanjutannya belum didapatkan.

Halaman
12
Editor: Edmundus Duanto AS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved