30 Anggota Bareskrim Tangkap Gus Nur Saat Sedang Bekam, Petugas Menolak Disuruh Duduk di Teras Rumah

Gus Nur ditangkap polisi atas kasus dugaan ujaran kebencian yang bermuatan SARA dan Penghinaan.

Editor: Rahimin
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang diketuai oleh Slamet Riyadi menjatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan terhadap Sugi Nur Raharja alias Gus Nur pada sidang putusan, Kamis (24/10). Gus Nur dianggap terbukti melanggar Pasal 27 ayat (3) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang juncto pasal 45 ayat (3) tentang UU ITE. Menanggapi putusan itu terdakwa mengaku banding sedangkan Jaksa pikir-pikir. 

TRIBUNJAMBI.COM - Gus Nur ditangkap polisi atas kasus dugaan ujaran kebencian yang bermuatan SARA dan Penghinaan.

Penceramah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap anggota Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri di kediamannya di Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020) dinihari.

"Dini hari tadi, Sabtu (24/10) pukul 00.18 WIB (ditangkap) di rumahnya Sawojajar, Kecamatan Pakis, Malang,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, kepada wartawan.

Dalam penangkapan itu polisi mengerahkan 30 anggotanya. Polisi datang ke rumah Gus Nur dengan menumpang lima mobil.

Baca juga: Ini Alasan Jokowi Pembahasan RUU Cipta Kerja Dikebut di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Ini Sikap Tegas KSPI Pada 1 November Nanti Jika Jokowi Tetap Tandang Tangan UU Cipta Kerja

Baca juga: Bocor ke Publik Pose Ranjang Amanda Manopo dan Billy Syahputra, Ustaz Zacky Beri Peringatan Ini!

Mereka datang dengan membawa surat perintah penangkapan, penahanan, dan penyitaan barang bukti. ”Polisi datang jam 12 malam, sekitar 30 orang membawa lima mobil.

Datang langsung masuk dan melakukan penggeledahan," ujar putra kedua Gus Nur, Muhammad Munjiat, Sabtu (24/10).

Munjiat lantas menceritakan detik-detik penangkapan ayahnya itu.

Saat itu kata Munjiat, Gus Nur baru saja tiba di rumah usai menghadiri pengajian di wilayah Kedungkandang, Kota Malang.

Tangkapan layar dari channel Youtube Amazing Pasuruan yang memperlihatkan saat Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap Bareskrim Mabes Polri di kediamannya.
Tangkapan layar dari channel Youtube Amazing Pasuruan yang memperlihatkan saat Sugi Nur Raharja alias Gus Nur ditangkap Bareskrim Mabes Polri di kediamannya. (istimewa)

"Abi berangkat dari rumah sekitar ba'da isya lalu pulang sampai ke rumah sekitar pukul 23.00 WIB," katanya.

Sesampainya di rumah, Gus Nur beristirahat dan kemudian melakukan bekam.

Saat melakukan bekam itulah, pada Sabtu (24/10) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB, pagar rumah Gus Nur tiba tiba diketuk seseorang.

"Saya kemudian keluar melihat siapa yang mengetuk pagar. Ternyata di luar sudah ada lima mobil dan 30 orang.

Pria yang mengetuk pagar itu kemudian mengaku berasal dari Bareskrim Mabes Polri Jakarta," jelas Munjiat.

Baca juga: Malunya Via Vallen Hingga Nekat Lakukan ini Usai Videonya Dinilai Jiplak Kpop IU: Maaf Kelalaiannya!

Baca juga: Sinopsis Jodha Akbar Episode 38, Raja Jalal Semakin Terikat Secara Emosional dengan Jodha

Baca juga: Sinopsis Arang yang Dibintangi Lee Dong Wook, Mengungkap Kasus Pembunuhan Berantai

Ia lantas membukakan pagar rumah dan mempersilahkan para anggota Bareskrim Mabes Polri tersebut duduk di teras rumah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved