Breaking News:

Gus Nur Ditangkap

Dianggap Menghina NU, Gus Nur Ditangkap Polisi Dini Hari, Ini Kronologi Penangkapannya

Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono, Gus Nur ditangkap di kediamannya di Malang, Jawa Timur

Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNMADURA.COM/SYAMSUL ARIFIN
Sugi Nur Raharja atau Gus Nur bersama kuasa hukumnya usai sidang di Ruang Candra, PN Surabaya, Jawa Timur, Kamis, (23/5/2019). 

Sejumlah kader perempuan Nahdlatul Ulama ( NU) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melaporkan Nur Sugi Raharja alias Gus Nur ke polisi.

Hal itu menyusul pernyataan Gus Nur dalam sebuah video di YouTube yang dianggap menghina dan melecehkan pimpinan NU serta kaum nahdliyin.

Salah seorang kader NU yang membuat laporan, Luthfiyati Annisa mengatakan, pernyataan Gus Nur dalam video tersebut dinilai telah menyakiti warga NU.

Kader perempuan NU Banyumas menyerahkan laporan ke Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka di mapolresta, Kamis (22/10/2020).
Kader perempuan NU Banyumas menyerahkan laporan ke Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka di mapolresta, Kamis (22/10/2020). (KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN)

"Saya amat tersinggung, Kiai Said dan Gus Yaqut yang sangat dihormati dihina. Saya tidak rela, maka hari ini kami melaporkan ke polisi," kata dia di Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2020).

Pernyataan yang dimaksud ialah saat Gus Nur mengibaratkan NU sebagai sebuah bus yang sopirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal-ugalan.

Selain itu, isi busnya adalah PKI, liberal dan sekuler.

"Kalau dikatakan penumpangnya PKI itu berarti kami, kami ada di dalam bus itu, karena kami sebagai nahdliyin. 

Kemudian mengatakan Kiai Said dan Gus Yaqut mabuk," ujar Luthfiyati. Untuk itu, Luthfiyati meminta kepada polisi agar segera mengusut kasus tersebut.

Baca juga: Lowongan Kerja Spotify Sebagai Editor Podcast Berbahasa Indonesia, Simak Informasinya

Baca juga: Lowongan Kerja Shopee Oktober 2020 untuk Penempatan di Jakarta, Simak Informasinya

Baca juga: Pihak Label Beri Penjelasan Terkait Video Klip Via Vallen feat Dyrga Dadali yang Dinilai Plagiat

Sementara itu, Kapolres Banyumas Kombes Whisnu Caraka mengatakan, telah menerima laporan tersebut.

"Sudah kami terima, akan kami analisa dulu. Apakah locus dan tempusnya sesuai, kalau memang tidak maka akan kami kirim laporan ini di mana locus dan tempusnya berada," jelas Whisnu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved