Breaking News:

Berita Merangin

Plt Bupati Minta ASN Merangin Tak Mudik Saat Libur Panjang

Menurut dia, keluar kabupaten dengan tujuan mudik akan memperluas mata rantai penyebaran Covid-19 di Merangin.

Tribunjambi/Muzakkir
Wakil Bupati Merangin Mashuri 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Plt Bupati Merangin H Mashuri mengimbau kepada semua ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Merangin untuk tidak keluar kabupaten selama cuti bersama nanti.

Cuti bersama ini sesuai dengan surat nomor 800/103/PSDM.3/BKPSDMD/2020 meliburkan kerja pegawai pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020, sebagai hari cuti bersama. Kemudian dilanjutkan dengan hari libur akhir pekan dua hari, Sabtu dan Minggu.

Menurut dia, keluar kabupaten dengan tujuan mudik akan memperluas mata rantai penyebaran Covid-19 di Merangin.

"Mudik akan memperluas matarantai pandemic Covid-19. Jadi pada libur panjang tersebut mohon maaf tolong di rumah saja," ujar H Mashuri usai mengikuti Rapat koordinasi virtual dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang, Kamis (21/10/2020).

Baca juga: Komunitas Gerakan Muda Tanah Tumbuh Bergerak Menangkan SZ-Erick

Baca juga: Blak-blakan Ayu Ting Ting Sebut Penghasilan Bersih Sebulan Mencapai Rp 1 Miliar, Tapi Kini Berkurang

Baca juga: Asik Nunggu Pembeli di Rumah Makan, Bandar Sabu dan Ekstasi Ini Malah Diringkus Polda Jambi

Namun demikian, pada rakor yang berlangsung di ruang rapat kerja bupati Merangin itu, Plt bupati memperbolehkan warga mengunjungi objek-objek wisata yang ada di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin.

"Kami sudah intruksikan para pengelola objek wisata, untuk tetap membuka potensi wisatanya dengan catatan, membatasi kapasitas pengunjung. Dibatasi yang masuk sekian orang dulu, tanti begitu sudah keluar masuk rombongan lain lagi," ujar H Mashuri.

Ditegaskan Plt bupati, pengelola objek wisata harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, dengan menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, pastikan pengunjung memakai masker dan jaga jarak.

Begitu juga dengan sarana transportasi umum pada libur panjang akhir Oktober 2020. Dinas Perhubungan diminta Plt bupati untuk mengecek semua kendaraan umum yang beroperasi dalam kondisi baik dengan membuat jarak kursi antar penumpang.

"Pastikan semua penumpang menggunakan masker. Pembersih tangan juga harus disediakan. Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ini harus benar-benar diterapkan di kendaraan umum tersebut," pinta H Mashuri.

Bagaimana dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis (29/10/2020)? Dijelaskan Plt bupati, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebaiknya dilakukan secara virtual.

"Namun kalau tetap mau mengadakan, harus menerapkan protokol kesehatan. Jemaah semua harus mengenakan masker, jara jarak dalam masjid dan mencuci tangan dengan sabun. Ini harus diawasi betul," tegas H Mashuri.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved