Breaking News:

Maskapai Garuda Terapkan Subsidi Tiket agar Meningkatkan Jumlah Panumpang, Cek Disini Bandaranya

Maskapai pelat merah itu pun siap mengimplementasikan peniadaan tarif Passenger Service Charge (PSC) pada komponen tarif tiket pesawat.

Editor: Rohmayana
Wikipedia
Pesawat A300 Airbus Garuda Indonesia 

TRIBUNJAMBI.COM, TANGERANG - Maskapai pelat merah itu pun siap mengimplementasikan peniadaan tarif Passenger Service Charge (PSC) pada komponen tarif tiket pesawat.

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menyambut baik kebijakan stimulus subsidi penerbangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U).

tribunnews
Maskapai nasional Garuda Indonesia, Kamis (1/10/2020) bertempat di Hangar 2 GMF AeroAsia secara resmi meluncurkan livery khusus yang menampilkan visual masker pada bagian depan atau hidung pesawat Airbus A330-900 Neo. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Penerapan ini terhitung mulai tanggal 23 Oktober 2020 hingga 31 Desember 2020 mendatang di 10 bandar udara yang dilayani Garuda Indonesia, dari 13 bandar udara yang telah ditentukan Pemerintah.

Ia menjelaskan, di tengah tantangan kinerja industri penerbangan pada masa pandemi Covid-19 ini, hadirnya stimulus PJP2U tentunya menjadi langkah signifikan.

tribunnews
Direktur Utama Maskapai Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra klarifikasi soal kasus Ahmad Mumtaz Rais Vs Nawawi Pamolango (Istimewa)

"Kami harapkan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja maskapai penerbangan khususnya guna meningkatkan minat masyarakat untuk kembali menggunakan layanan transportasi udara," ujar Irfan kepada Warta Kota, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Ungggahan Menyentuh Nadya Mustika Wisuda Tanpa Ditemani Suami, Ternyata Rizky DA sedang Lakukan Ini

Dirinya menambahkan, tentunya kebijakan stimulus ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan tren pergerakan penumpang pada penerbangan domestik.

Pihaknya percaya melalui sinergi ekosistem industri penerbangan yang solid ini bersama dengan regulator dan stakeholder penerbangan lainnya, menjadi pondasi fundamental dalam mendukung keberlangsungan usaha yang lebih optimal bagi industri penerbangan nasional di tengah pandemi.

tribunnews
Calon penumpang ketika melakukan check-in di counter Garuda Indonesia Bandara Kualanamu, Minggu, (10/5/2020) Editor: Salomo Tarigan (TRI BUN MEDAN/Indra Gunawan)

"Kami juga telah memastikan kesiapan infrastruktur pendukung dalam mengimplementasikan penyesuaian tarif tiket pesawat yang akan kami berlakukan secara menyeluruh pada seluruh kanal penjualan tiket Garuda Indonesia sesuai dengan kebijakan yang diatur mengenai stimulus PJP2U oleh Kementerian Perhubungan RI tersebut," kata Irfan.

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Cinta yang Sempurna aKangen Band

Sesuai dengan kebijakan stimulus subsidi PJP2U dari Kementerian Perhubungan RI, ketentuan ini berlaku bagi penumpang yang akan melakukan pembelian tiket mulai tanggal 23 Oktober 2020 hingga 31 Desember 2020.

tribunnews
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia. Saat libur panjang pekan lalu, bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II mencatat rekor saat masa pandemi virus corona ini. (Istimewa)

Dengan waktu penerbangan di periode yang sama, khusus di bandar udara yang telah ditentukan sebelumnya.

Di antaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Hang Nadim (BTH), Bandara Kualanamu (KNO), Bandara I Gusti Ngurah Rai (DPS), Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), Bandara Internasional Lombok Praya (LOP), Bandara Jenderal Ahmad Yani (SRG), Bandara Sam Ratulangi (MDC), Bandara Komodo Labuan Bajo (LBJ), Bandara Silangit (DTB), Bandara Banyuwangi (BWX), dan Bandara Adi Sucipto (JOG). (Andika Panduwinata)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Maskapai Garuda Terapkan Subsidi Tiket agar Meningkatkan Jumlah Panumpang, 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved