Breaking News:

Berita Muarojambi

Dugaan Korupsi Dana Desa Seponjen, Kerugian Mencapai Rp 500 Juta

Dalam penyelidikan tersebut adanya dugaan korupsi Dana Desa yang ada di Desa Seponjen tahun anggaran 2019.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Nani Rachmaini
(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Kasi Intel Kejari Muarojambi Angga 

Camat Kumpeh Ilir Dimintai Keterangan Terkait Indikasi Korupsi Dana Desa Sponjen

Kejaksaan Negeri Muarojambi hari ini memanggil Camat Kumpeh Ilir untuk dimintai keterangan terkait penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana Desa Sponjen, Kecamatan Kumpeh Rabu (21/10/2020).

Proses pemeriksaan sebagai saksi terhadap Camat Kumpeh Ilir untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai indikasi tindak pidana korupsi Dana Desa Sponjen.

Seperti disampaikan Lexy Fatharani, Kasi Penkum Kejati Jambi ada indikasi korupsi Dana Desa Sponjen tahun anggaran 2019.

Dengan nilai kerugian negara sekitar 500 juta Rupiah.

Kerugian itu muncul dari pengerjaan pembangunan dua jembatan yang berada di Dusun II Rt 03 dan Rt 06 dusun IV Desa Seponjen.

Kasus ini sudah ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Namun sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan penyidik Kejari Muarojambi.

"Kejari telah melakukan Investigasi Penyelidikan ke tingkat penyidik dugaan korupsi Dana Desa yang ada di Desa Seponjen dan hari ini telah memanggil saksi Camat Kumpeh untuk dimintainket sebagai saksi," pungkas Lexy.

(tribunjambi/Dedy Nurdin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved