Breaking News:

Modal Laptop, Mama Muda di Surabaya Gelapkan Rp 101 Juta Uang Perusahaan, Ngakunya cuma Iseng

Putri Andalya Ristanti (30) warga Tenggumung Baru Selatan IV, Surabaya terpaksa berpisah dari dua anaknya

(Dok. HaloMoney.co.id)
Ilustrasi uang 

TRIBUNJAMBI.COM - Mama muda di Surabaya ini terpaksa harus meringkuk dalam tahanan.

Putri Andalya Ristanti (30) warga Tenggumung Baru Selatan IV, Surabaya terpaksa berpisah dari dua anaknya sementara waktu karena ulahnya sendiri.

Karyawati PT ABS Moderen itu dilaporkan atasannya sendiri karena terbukti menggelapkan uang perusahaan senilai 101 juta rupiah.

Saat ditangkap, Putri tak mengelak lantaran polisi membawa bukti yang diberikan oleh pelapor atas perbuatannya.

Baca juga: Brigjen Prasetijo Utomo Minta Hakim Batalkan Dakwaan, Bantah Buat Surat Jalan Untuk Djoko Tjandra

Baca juga: Nenek Roslina Ngamuk, Teriaki Polisi Gegara Gas Air Mata Nyasar ke Pemukiman: Ayah Saya Juga ABRI

Baca juga: Vaksin Covid-19 Dipastikan Tidak Untuk Anak dan Lansia, Terawan: Khusus Orang Tanpa Penyakit Bawaan

Dalam aksinya, Putri hanya bermodalkan laptop, scaner, printer dan aplikasi editing.

Ia mengedit sedemikian rupa tagihan listrik dan air milik perusahaan dengan nominal yang lebih besar dari jumlah tagihan sebenarnya.

"Aksi itu dilakukan sejak berbulan-bulan hingga perusahaan mengalami kerugian ratusan juta," beber Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Iptu Zainul Abidin, Selasa (20/10/2020).

Aksi Putri kepergok setelah perusahaan melakukan audit terhadap keuangannya.

"Ada tagihan listrik dan air membengkak tidak sewajarnya. Dari situ kemudian mengarah pada tersangka yang memang bertugas melakukan pembayaran tagihan listrik dan air milik perusahaan," tambahnya.

Sementara itu, mama muda tersebut mengaku jika awalnya iseng melakukan aksinya.

Baca juga: Mantan Danjen Kopassus 8 Jam Diperika Polisi, Soal Senpi dan Demo Tolak UU Cipta Kerja Yang rusuh

Baca juga: Gara-gara Anak Curi Motor, Bapak Tewas Digebuki Warga, Tangan Diikat dan Diseret di Kebun Tebu

Baca juga: 6 Paslon Cakada Ini Direkomendasikan Bawaslu Untuk Didiskualifikasi dari Peserta Pilkada 2020

"Awalnya iseng dan tahu-tahu gak ada yang curiga. Jadi ya saya lakukan terus," aku tersangka.

Tak hanya itu, uang hasil penggelapan tersebut juga digunakan Putri untuk kebutuhan pribadi.

"Ya buat beli handpone, buat pakaian sama kebutuhan sehari-hari," tandasnya.

 Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Mama Muda di Surabaya Pakai Aplikasi Editing Palsukan Bukti Transfer, Bobol Perusahaan Ratusan Juta

Editor: Rahimin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved