Breaking News:

Swiss dan Inggris Sanggup Beri 100 Juta Dosis Vaksin ke Indonesia, Vaksin Dari China Dijamin Halal

100 juta dosis vaksin dari Eropa pada Maret 2021 nanti akan masuk ke Indonesia.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi vaksin Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM - 100 juta dosis vaksin dari Eropa pada Maret 2021 nanti akan masuk ke Indonesia.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan, selain tiga vaksin dari China, pemerintah menyepakati pembelian vaksin AstraZeneca dari Eropa.

Kesepakatan itu merupakan hasil kunjungan pemerintah ke Inggris dan Swiss.

"Dari hasil kunjungan Indonesia ke Inggis dan Swiss didapati komitmen bahwa mereka sanggup memberikan sebanyak 100 juta dosis vaksin pada Maret 2021," ujar Yuri dalam konferensi pers secara daring yang ditayangkan KompasTV, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Sudah Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf, Kontras Cata Ada 158 Pelanggaran Kebebasan Sipil

Baca juga: Presiden Jokowi Tolak Mentah-mentah Permintaan MUI, Tak Ada Perpu UU Cipta Kerja Tetap Lanjut

Baca juga: Mahfud MD Minta Aparat Keamanan Ambil Tindakan Tegas ke Pengacau Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja

Selain menjalin komitmen dengan produsen vaksin dari luar negeri, Indonesia melalui Lembaga Eijkman terus melakukan penelitian dan pengembangan vaksin Merah Putih.

Menurut Yuri, pada kuartal empat 2021, vaksin Merah Putih rencananya selesai dilakukan uji klinis fase ketiga.

Dengan begitu, pada 2022, Indonesia telah mandiri menggunakan vaksin produksi dalam negeri.

Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, China, mengumumkan data awal yang positif dari uji klinis Fase I / II vaksin Covid-19, CoronaVac. Vaksin ini menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang baik.
Sinovac Biotech yang berbasis di Beijing, China, mengumumkan data awal yang positif dari uji klinis Fase I / II vaksin Covid-19, CoronaVac. Vaksin ini menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang baik. (https://www.takecarepharmacy.com/)

"Tak hanya itu, kehadiran Vaksin Merah Putih juga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan vaksin dalam rangka mencapai kekebalan komunitas," kata Yuri.

Sebelumnya, Yuri mengatakan, tiga vaksin yang dibeli pemerintah dari China telah selesai diuji klinis fase ketiga. Ketiga vaksin itu yakni Sinovac, Sinopharm, dan Cansino.

Baca juga: Polri Minta Pendemo Tolak UU Cipta Kerja Waspadai Masuknya Penyusup Yang Berniat Buat Kerusuhan

Baca juga: KSPI Pilih Tak Ikut Demo Hari Ini, Fokus Judicial Review UU Cipta Kerja

Baca juga: Jika Ahok Jadi Presiden Republik Indonesia, Ini Gebrakan Yang Bakal Dilakukannya Nanti

Menurut Yuri, Kemenkes bersama Kementerian BUMN, Kemenkomarives, BPOM, Kemenag, MUI dan PT Bio Farma telah menemui ketiga produsen vaksin itu.

Pemerintah juga memastikan ketiga vaksin aman dari sisi kehalalannya. Apabila ketiga jenis vaksin dari tiga produsen itu ditotal, kata dia, Indonesia dipastikan mendapat persediaan vaksin untuk 9,1 juta orang pada 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Beli 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca untuk 2021"

Editor: Rahimin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved