Breaking News:

Berita Nasional

Kala Gatot Nurmantyo Bahas Senjata Biologis di Istana Negara: Ini Bukan Saya Dukun Tapi . . .

Tidak cuma itu, sedari awal mendirikan organisasi KAMI, dirinya selalu bersebrangan dengan kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Jenderal TNI (Purn) Jenderal Gatot Nurmantyo saat masih menjabat sebagai Panglima TNI 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo belakangan ini jadi sorotan publik usai dirinya deklarasikan organisasi KAMI.

Tidak cuma itu, sedari awal mendirikan organisasi KAMI, dirinya selalu bersebrangan dengan kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun baru-baru ini dirinya jadi sorotan kembali usai memuji pengesahan UU Cipta Kerja.

Tidak hanya itu Gatot Nurmantyo mengatakan sempat menyinggung akan adanya senjata biologis yang bisa melumpuhkan suatu negara.

Gatot Nurmantyo menyinggung itu saat menjadi pembicara dalam wawancara bersama Karni Ilyas.

"Saya pernah sampaikan 27 Oktober 2017 sudah sampaikan waspada perang biologis yang bisa melumpuhkan negara," ujar Gatot, Jumat (16/10/2020) malam.

Saat itu, ia masih menjabat sebagai Panglima TNI.

Gatot menyampaikannya di Istana Negara.

"Saat itu saya bicara sebagai panglima di Istana Negara dalam acara internasional waktu itu. Tentunya saya bicara seperti ini bukan saya dukun tapi berdasarkan data-data fakta yang ada," ujar Gatot.

Kemudian, kata dia, sekarang muncul wabah di Wuhan.

JENDERAL TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).
JENDERAL TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). (Kompas.com/Roderick Adrian Mozes)

Saat ada pandemi, penanganan pada sebulan pertama sebenarnya menentukan.

"Tapi kita tak melakukan itu. Bahkan menarik wisatawan. Okelah," tutur Gatot.

Halaman
1234
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved