Breaking News:

Delapan Bulan Dukcapil Kerinci Terbitkan 63.102 Akta, Manfaat Akta Kematian Bagi PNS Duda & Janda

Dari data ini, yang lebih dominan adalah penerbitan akta kelahiran, yakni sebanyak 62.478 lembar.

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/Heru
Suasana di kantor Dukcapil Kerinci. 

Pandemi Covid-19 berdampak besar bagi sektor perkonomian, salah satunya membuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kerinci menurun.

Untuk itu dibutuhkan solusi yang tepat untuk mengembalikan kondisi ekonomi pada titik normal.

Menyikapi hal ini Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan, akibat pandemi Covid-19 PAD semua daerah berkurang.

Apalagi di Kabupaten Kerinci yang salah satu sumber PAD nya berasal dari sektor jasa pariwisata, serta beberapa sektor lainnya yang berkaitan dengan usaha, seperti yang bersumber dari pajak restoran, penginapan dan lain sebagainya.

“Ketika kondisi ekonomi menurun, wisatawan yang berkunjung juga berkurang, sehingga pendapatan juga akan mengalami penurunan."

"Sementara itu untuk mensiasati hal tersebut, kita harus menghematan belanja, belanja yang tepat sasaran dan tepat guna,” ujar Bupati.

Adirozal menyebutkan, di masa pandemi Covid-19 ini, terjadi refocusing atau relokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang dananya digunakan untuk percepatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Kita harus melakukan penyesuaian anggaran secara menyeluruh, dan menyesuaikan pendapatan daerah berdasarkan penghitungan potensi pajak dan retribusi."

"Dan yang terpenting seluruh OPD mampu memaksimalkan potensi PAD yang ada,” tutupnya.

(tribunjambi/herupitra)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved