Breaking News:

Berita Jambi

Rudi Lidra Mengaku Empat Kali Ditelpon Mantan Plt Kepala Dinas PUPR Masa Gubernur Zumi Zola

Rudi Lidra pengusaha konstruksi di Jambi mengaku pernah empat kali di Telpon oleh Arfan, mantan Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi

tribunjambi/dedi nurdin
Sidang yang digelar secara dari di Pegadilan Tipikor Jambi dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Yandri Roni, Kamis (15/10/2020). Terdakwa Arfan sendiri mengikuti sidang dari Lapas Kelas IIA Jambi. 

Rudi Lidra Mengaku Empat Kali Ditelpon Mantan Plt Kepala Dinas PUPR Masa Gubernur Zumi Zola

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rudi Lidra pengusaha konstruksi di Jambi mengaku pernah empat kali di Telpon oleh Arfan, mantan Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi yang kini kembali berstatus terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi fee proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi.

Pengakuan Rudi Lidra ini disampaikan dihadapan majelis hakim Pengadilan Tipukor Jambi yang diketuai Yandri Roni saat persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi, Kamis (15/10/2020).

Kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Rudi mengatakan empat kali ditelpon oleh terdakwa Arfan. Tepatnya pada Bulan Oktober 2017.

Dalam percakapan telpon itu, Arfan bermaksud meminjam uang senilai Satu Miliar Rupiah.

Namun saat itu, terdakwa menjawab sedang tidak punya uang sebanyak itu.

“kalau sebantas sebatasa Rp 10 Juta pasti saya kasih, kerena sudah kenal lama,” kata Rudi kepada Jaksa yang memeriksa perkara di Persidangan.

Percakapan lewat telpon itu rupanya berlanjut dengan pertemuan antara terdakwa dengan saksi Rudi Lidra disalah satu restoran di kawasan Talang Banjar, Kota Jambi.

Rudi mengatakan dalam pertemuan itu Arfan masih mengutarakan maksud yang sama. Namun tak hanya niat meminjam uang, terdakwa ternyata meminta fee proyek pengerjaan jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Namun uang Fee Proyek tersebut diakusi saksi tak langsung diberikan kepada terdakwa. Selang beberapa hari setelah pertemuan itu, terdakwa Arfan kembali menelpon untuk meminjam uang. Tapi, dengan jaminan tiga sertifikat tanah.

“Tetap mau pinjam uang dengan jaminan surat tanah, sepertinya dia sangat butuh uang saya pinjamkan, dua hari kemudian,” kata Rudi.

Halaman
1234
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved