Perusahaan Farmasi di Inggris Akan Sediakan 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Indonesia

Perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca bakal menyediakan 100 juta dosis vaksin Covid-19 untuk Indonesia.

Editor: Rahimin
Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami
Tangkapan layar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam Siaran Gugus Tugas Covid-19 Pusat, Senin (11/5/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM - Perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca bakal menyediakan 100 juta dosis vaksin Covid-19 untuk Indonesia.

Kesepakatan itu diperoleh dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan pimpinan perusahaan AstraZeneca di London, Inggris.

"Indonesia telah menyampaikan permintaan penyediaan vaksin sebesar 100 juta untuk tahun 2021. Pihak AstraZeneca menyambut baik permintaan tersebut. Kita telah mengamankan tambahan kebutuhan vaksin untuk Indonesia," kata Retno dalam konferensi pers virtual, Rabu (14/10/2020).

Baca juga: Mustafidah Kaget Temukan Ular Sepanjang 4 Meter di Tumpukan Barang Bekas, Ini Yang Dilakukannya

Baca juga: Rekam Jejak Irjen Napoleon Bonaparte Yang Ditahan Polri Terkait Kasus Djoko Tjandra

Baca juga: Anak Nikita Mirzani Minta Hadiah Sunat yang Fantastis, Nikita : Ini Lagi Disiapkan

Rencananya, pengiriman tahap pertama vaksin dari AstraZeneca dimulai pada semester pertama 2021. Retno menambahkan, AstraZeneca juga tertarik menjalin kerja sama dengan Indonesia di bidang pengembangan vaksin.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi Indonesia menegaskan pentingnya faktor keamanan dan efikasi dari vaksin. Faktor-faktor ini akan menjadi bagian penting dari kerja sama vaksin Indonesia dengan AstraZeneca termasuk berbagi informasi mengenai hasil uji klinis tahap pertama dan kedua.

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Shutterstock via Kompas)

"Pertemuan ditutup dengan penandatanganan LoI (pernyataan kehendak kerja sama) terkait dengan rencana pengadaan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca oleh Pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia diwakili oleh Pak Sekjen Kementerian Kesehatan," tutur Retno.

Dengan demikian, saat ini Indonesia telah menjalin kerja sama dengan empat perusahaan farmasi dalam pengadaan vaksin Covid-19, yakni perusahaan farmasi asal Cina Sinovac, Cansino, dan Sinopharm serta AstraZeneca. Keempatnya tengah melakukan uji klinis tahap ketiga.

Baca juga: Jenderal Andika Bahas Sistem Pendaftaran Vaksin Covid-19, Begini Cara Menentukan Calon Penerimanya

Baca juga: Berhasil Diet dan Berat Badan Turun 10 Kilogram, Lihat Foto-foto Yadi Sembako Saat Ini

Baca juga: Gara-gara Tarif Berhubungan Badan Rp 150 Ribu, Pelanggan Tewas Disabet Clurit Pemilik Kafe

Cansino melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Arab Saudi, Rusia, dan Pakistan. G42/Sinopharm melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Uni Emirat Arab (UEA), Peru, Moroko, dan Argentina.

Sementara itu, Sinovac melakukan uji klinis tahap ke-3 di Tiongkok, Indonesia, Brazil, Turki, Banglades, dan Chile. Adapun vaksin dari AstraZeneca menjalani uji klinis di Inggris, India, dan Brazil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Indonesia Peroleh Tambahan 100 Juta Dosis Kandidat Vaksin Covid-19 dari AstraZeneca"

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved