Meriam Belanda Dipindahkan

Kepala Museum Siginjai Ungkap Sulitnya Dapatkan Benda Bersejarah di Daerah

Di antaranya adalah petugas kesulitan mendapatkan cerita-cerita, dan data-data dari benda bersejarah yang ditemui di masyarakat.

Tribunjambi/Hendro Sandi
Kepala Museum Siginjai Jambi, Dra Nurlaini 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Museum Siginjai Jambi, Dra Nurlaini, mengungkapkan adanya kendala dan kesulitan jika ingin mendapatkan benda-benda bersejarah di tangan masyarakat.

Di antaranya adalah petugas kesulitan mendapatkan cerita-cerita, dan data-data dari benda bersejarah yang ditemui di masyarakat.

"Kesulitannya juga masih banyak upacara-upacara. Kami berharap kepada masyarakat dan orang tua yang memiliki koleksi kuno, dari pada di simpan di rumah lebih baik kami lihat, kami teliti dan kami kaji untuk di lestarikan," katanya, Rabu (14/10/2020) saat menerima meriam peninggalan Kolonial Belanda dari Korem 042/Gapu.

Baca juga: Ini Rahasia Nathalie Holscher Bisa Dekati Anak-anak Sule Hingga Kantongi Restu Jadi Ibu Tiri Mereka

Baca juga:  IMIP Dominasi Pasar Nikel Dalam Negeri, Geser Posisi Antam dan INCO

Baca juga: Akun Instagram Wawako Jambi Dipenuhi Komentar Netizen, Ada Apa?

Menurutnya, jika diserahkan ke museum dipastikan akan mendapat perawatan yang baik, dan juga bermanfaat bagi pengetahuan sejarah masyarakat Jambi.

"Kalau bisa dititip di museum akan kami rawat. Kami juga ada kok doktor nya yang ahli," ujarnya.

Dirinya berharap, agar masyarakat yang memiliki koleksi benda kuno untuk segera menyerahkan secara suka rela ku museum.

"Kalau tidak bisa di antar, kami bisa jemput. Tergantung komunikasinya," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved