Guru Ini Salah Kirim Video Asusila ke Grup WhatsApp Wali Murid, Berawal dari Salah Pencet
Polisi pun menjelaskan, oknum guru telah meminta maaf dan sudah menerima sanksi pembinaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora)
TRIBUNJAMBI.COM - Seorang guru diduga tak sengaja mengirim video asusila di grup WhatsApp wali murid di sekolah dasar (SD) negeri di wilayah Kecamatan Kintamani, Bangli, Bali.
Peristiwa yang terjadi sepekan lalu itu sempat membuat heboh para wali murid.
Polisi pun menjelaskan, oknum guru telah meminta maaf dan sudah menerima sanksi pembinaan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Bangli.
Baca juga: Pernikahan Berujung Tragis, Lagi Resepsi Tiba-tiba Tayang Video Mesum Pengantin dengan Adik Ipar
Baca juga: 20 Tahun Bertahan Jadi Istri Kedua, Pedangdut Seksi Ini Akhirnya Nyerah dan Pilih Bercerai
Baca juga: Kagetnya Wanita di Kerinci Ini, Temukan Ganja di Ladang, 8 Batang Dijadikan Polisi sebagai Petunjuk
Baca juga: Viral! Kru TV Bongkar Kelakuan Asli Para Artis: Sosok Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Paling Sering!
"Motifnya salah pencet dan tak sengaja. Sudah minta maaf ke orangtua," kata Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi, Senin (12/10/2020).
Kronologi menurut Disdikpora
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, I Nengah Sukarta menjelaskan, kejadian itu berawal saat oknum guru itu mendapatkan kiriman video asusila dari grup WhatsApp lainnya.
Di saat yang bersamaan guru tersebut sedang membuat video materi melukis.
Setelah video melukis selesai dibuat, ia berniat mengirimkannya ke grup WhatsApp siswa.
Namun, guru tersebut justru memencet video asusila dan mengirimkannya ke grup wali murid kelas 3 SD yang diampunya.
Sesaat sadar telah salah kirim, menurut Sukarta, guru tersebut mau menghapusnya.
Namun, guru tersebut mengaku tak tahu caranya.
"Begitu salah kirim harusnya dihapus. Tapi, dia tak bisa menghapus. Karena sudah dua jam tak bisa dihapus. Ini murni ketidaksengajaan. Bisa jadi gaptek," kata dia.
Atas kejadian itu, pihaknya meminta para guru untuk lebih berhati-hati saat mengirim file ke grup WhatsApp kelas. Sebelum dikirim, file hendaknya diperiksa terlebih dahulu.