Breaking News:

Benarkah Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin?

Biasanya mereka akan meminta bantuan kepada orang lain untuk lebih dulu menggosokkan balsam, minyak rempah, atau losion sebelum kemudian

ist
Ilustrasi kerokan 

TRIBUNJAMBI.COM - Ketika masuk angin melanda, tak sedikit masyarakat yang memilih untuk melakukan kerokan untuk meringankan gejalanya.

Diketahui istilah masuk angin sendiri kerap digunakan masyarakat Indonesia untuk menggambarkan rasa tidak enak badan tanpa penyebab yang jelas.

Untuk menyembuhkan gejala tersebut, banyak orang salah satunya memilih mengambil langkah pengobatan dengan kerokan.

Biasanya mereka akan meminta bantuan kepada orang lain untuk lebih dulu menggosokkan balsam, minyak rempah, atau losion sebelum kemudian menggosokan uang logam ke bagian punggung dan dada hingga meninggalkan bekas berwarna kemerahan.

Turis Australia syok usai kerokan.
Turis Australia syok usai kerokan. (Facebook via Daily Mail)

Banyak orang meyakini, bekas goresan berwarna merah tersebut adalah tanda dari adanya angin di dalam ke tubuh.

Semakin merah atau terlihat lebih hitam tanda tersebut, maka dipercaya kian banyak pula angin yang masuk ke dalam tubuh.

Orang-orang menganggap kerokan dapat melebarkan pembuluh darah tepi (vasodilatasi) sehingga aliran darah ke jaringan menjadi lebih baik dan penderita akan merasa badannya agak lebih enak.

Baca juga: Mahasiswi Bungo Kesurupan, Pindah ke Satpol PP lalu Polwan hingga Muntah-muntah, Demo di DPRD

Baca juga: Lowongan Kerja PT Telkom Indonesia Buka untuk 9 Posisi, Syarat yang Harus Dipenuhi

Sementara, ada juga yang berpandangan, ketika orang yang dikerok sudah bersendawa, artinya angin telah berhasil dikeluarkan dari dalam tubuh dan sebentar lagi badan akan kembali bugar.

Entah sejak kapan istilah masuk angin beredar di masyarakat. Namun, sudah jelas bahwa diagnosis masuk angin tidak dikenal dalam dunia kedokteran modern.

Lantas, benarkah dengan kerokan bisa menyembuhkan 'masuk' angin ini?

Halaman
123
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved