Breaking News:

Bareskrim Polri Ungkap Isi Percakapan Grup Whatsapp KAMI, Brigjen Awi: Kalau Membaca WA-nya Ngeri

Kedelapan pelaku diduga melakukan penghasutan unjuk rasa Omnibus Law UU Cipta Kerja melalui grup WhatsApp (WA).

ist
Ilustrasi WhatsApp 

TRIBUNJAMBI.COM - Bareskrim Polri ungkap isi percakapan di grup WhatsApp Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono mengatakan percakapan itulah yang menjadi dasar kepolisian menangkap petinggi dan anggota KAMI.

Kedelapan pelaku diduga melakukan penghasutan unjuk rasa Omnibus Law UU Cipta Kerja melalui grup WhatsApp (WA).

Menurutnya, isi pesan itu bersifat ujaran kebencian dan penghasutan.

"Percakapannya di grup mereka. Kalau rekan-rekan membaca WA-nya ngeri. Pantas kalau di lapangan terjadi anarki itu mereka masyarakat yang tidak paham betul, gampang tersulut," kata Brigjen Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Doni Monardo: Waspada Bencana La Nina di Tengah Pandemi Covid-19, sampai Maret 2021

Baca juga: 2 Pelaku Ngamuk & Rusak Alat RSUD Tebo Ditahan, Gara-gara Tak Terima Keluarga yang Dirawat Meninggal

Dalam percakapannya itu, Awi menyebutkan seluruhnya juga diduga memberikan informasi yang menyesatkan berbau SARA dan bersifat penghasutan.

Selain itu, polri juga menemukan indikasi mereka merencanakan aksi perusakan.

"Patut diduga mereka mereka itu memberikan informasi yang menyesatkan berbau SARA dan penghasutan-penghasutan itu. Mereka memang direncanakan sedemikian rupa untuk membawa ini membawa itu, melakukan pengerusakan itu ada jelas semua terpapar jelas," ungkapnya.

Kendati demikian, ia memastikan mereka tidak berada dalam grup yang sama saat menyebarkan informasi yang bersifat ujaran kebencian tersebut. 

"Enggak bukan tergabung grup yang sama. Semua akan profiling. Case per casenya di profiling," tandasnya.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved