Minggu, 12 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

OJK Jambi Gelar Bulan Inkluisi Keuangan 2020

Kegiatan dalam agenda ini yaitu Kick Off Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan penyerahan secara simbolis rekening untuk tiga ribu pelajar de

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/fitri amalia
Endang Nuryadin, Kepala OJK Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari ini, (6/10/2020) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi beragenda Opening Bulan Inklusi Keuangan melalui zoom dan live streaming.

Kegiatan dalam agenda ini yaitu Kick Off Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dan penyerahan secara simbolis rekening untuk tiga ribu pelajar dengan nilai total Satu Miliar. Serta Maulana Mengajar (Wawako Jambi).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Walikota Jambi, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Jambi, Ketua Baznas Kota Jambi, Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Ketua Asosiasi Industri Jasa Keuangan Provinsi Jambi, Beberapa Pimpinan Bank dan Non Bank Para Guru dan siswa SMP dan MTS Kota Jambi.

Penandatangan Komitmen Bersama dalam hal Kick Off Program Gerakan Jambi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dilakukan oleh Kepala OJK Jambi, Wakil Wali Kota Jambi, Kepala Kementrian Agaman Kota Jambi, Ketua Baznas Kota Jambi, Ketua Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan.

Heboh Penemuan Bunga Bangkai di Sekernan, Ditemukan Saat Membersihkan Kebun, Ini Penampakannya

Ratusan Buruh Sweeping Pabrik di Bekasi karena RUU Cipta Kerja Disahkan: Minta Pemerintah Cabut UU

Cara Mencegah Kolesterol Tinggi, Ketahui Gejala dan Faktor yang Meningkatkan Risiko Kolesterol Jahat

Kepala OJK Jambi Endang Nuryadin mengatakan, upaya perluasan akses keuangan sudah dilakukan sejak tahun 2016 sudah tertuang dalam peraturan presiden nomor 82 tahun 2016.

“Jadi target inklusi keuangan, artinya masyarakat mempunyai prodak tabungan di tahun 2019 yaitu 75 persen dan ini sudah tercapai,” ujarnya, Selasa (6/10/2020)

Program Gerakan Jambi satu rekening satu pelajar (KEJAR) dalam rangka untuk mendorong pencapaian peningkatan angka jumlah penabung di tahun 2023.

Endang mengatakan kelompok pelajar memiliki potensi yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Data statistik Tahun 2019 menunjukan jumlah pelajar yaitu sebesar 55,7 juta atau 20,86 persen dari total penduduk Indonesia.

“Selain besarnya jumlah pelajar tersebut, hasil riset dalam Indonesia Milenial Reports, menunjukan karakter milenial seperti self development, creativity dan multitasking ability menjadi salah satu dasar yang dapat memperkuat perekonomian Indonesia dimasa depan,” ungkapnya.

Dan diharapkan di tahun 2023 angka inklusi keuangan artinya penduduk Indonesia termasuk Kota Jambi, dari 100 orang penduduk Jambi 90 orangnya memiliki tabungan di bank.

Hal ini sesuai arahan pak presiden pada rapat terbatas skni pada tanggal 28 Januari 2020 yaitu menargetkan tingkat inkluisi Indonesia pada tahun 2023.

Program KEJAR di lanuching bertepatan dengan hari Indonesia Menabung, diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian target inklusi keuangan 90 persen pada tahun 2023.

“Diharapkan pelajar SMP dan MTS dari 100 pelajar diharapakan 90 pelajar telah memiliki tabungan di bank,” ujarnya.

Endang menambahkan untuk mencapai program KEJAR ini memang perlu kerjasama semua pihak terkait. Melalui Regulasi, Insfrastruktur dan aliansi stratetgis dari berbagai pihak seperi dukungan komunitas atau organisasi lainnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved