Berita Batanghari
Masuki Musim Penghujan Awas Longsor, Ini Daftar Daerah Rawan Longsor di Batanghari
Tambah Anuwar ia mengatakan bahwa terjadinya tanah longsor biasanya terjadi ketika musim penghujan.
Penulis: A Musawira | Editor: Nani Rachmaini
Masuki Musim Penghujan, Ini Daftar Daerah Rawan Longsor di Kabupaten Batanghari
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Selain bencana banjir, di wilayah Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, juga rawan terhadap bencana tanah longsor.
Pengelola Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Batanghari Anuwar mengatakan kepada tribunjambi.com daerah perbukitan menjadi satu diantara fokus tim BPBD Kabupaten Batanghari atas bencana tanah longsor.
“Kalau di Kabupaten Batanghari Kecamatan Maro Sebo Ilir dan Mersam sering terjadi bencana tanah longsor, namun kondisi saat ini belum ada indikasi ke arah situ,” kata Anuwar, Senin (5/10/2020) siang saat ditemui di ruang kerjanya.
Tambah Anuwar ia mengatakan bahwa terjadinya tanah longsor biasanya terjadi ketika musim penghujan.
“Saat ini memang masuk musim penghujan, namun hujan kali ini tidak begitu berpengaruh terhadap bencana tanah longsor, karena musim penghujan dikategorikan hujan lokal,” ujarnya.
Ia mengatakan untuk Mei 2020 ini tim pernah mengatasi bencana tanah longsor di Kecamatan Maro Sebo Ilir, daerah ini memang terkenal daerah perbukitan dan perkebunan sawit.
“Waktu itu terjadi abrasi, dikarenakan hujan yang terus menurus dari pagi hingga sore, jadi proses terjadinya bencana cukup tinggi, namun peristiwa ini tidak ada korban jiwa, hanya menyebabkan kemacetan lalu lintas,” pungkasnya.
Tujuh Kecamatan Berpotensi Banjir
Akhir-akhir ini terjadi hujan dengan intensitas lebat, hal ini belum berpengaruh besar terhadap di wilayah Kabupaten Batanghari, dilaporkan masih aman.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Batanghari, Makmun (57) mengatakan kepada Tribunjambi.com daerah yang rentan terkena banjir hampir diseluruh kecamatan, kecuali Kecamatan Bajubang yang tidak sama sekali terkena banjir.
“Menurut data dari titik bencana sebelumnya, di Kecamatan Mersam, Batin, Maro Sebo Ilir, Maro Sebo Ulu, Muara Tembesi, Muara Bulian dan Kecamatan Pemayung rentan terkena becana banjir, namun kondisi saat ini pantauan tim dalam kategori aman,” kata Makmun Senin (5/10/2020) siang saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menambahkan prioritas bencana banjir yang ditenggulangi BPBD Batanghari ada di Kecamatan Pemayung, karena air luapan dari hulu ditampung di dearah tersebut.
“Ketika hujan di hulu (Tebo, Bungo dan Sarolangun) Daerah Batanghari ini sifatnya menunggu air dari daerah hulu, jadi Kecamatan Pemayung ini lah menerima tumpahan luapan air,” ujarnya.
Lanjut Makmu, rumah masyarakat di daerah sana juga di pinggiran Sungai Batanghari, setiap air meluap dari hulu mereka direpotkan dengan bencana banjir.
“Namun untuk kondisi saat ini walaupun hujan lebat belum begitu mengkhawatirkan, tim setiap waktu mengecek alat pengukur debit air di beberapa titik,” pungkasnya.
(tribunjambi.com/musa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kondisi-longsor-di-kecamatan-batang-asai-terjadi-sejak-rabu-2052020-kemarin.jpg)