VIDEO Kayu Menumpuk di Pangakalan Ojek Ketek di Sungai Batanghari Kawasan Kecamatan Pelayangan

Setidaknya kaparan yang berhanyutan itu dapat menyebabkan kurusakan pada ketek yang sering digunakan untuk menarik penumpang.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kaparan atau kayu-kayuan yang berhanyutan di Sungai Batanghari pagi ini (26/9/2020) terus mengumpul di Kecamatan Pelayangan.

Sayuti, tukang ketek yang sehari-hari beraktivitas di sungai tersebut, hingga siang ini sudah dua kali membersihkan sampah kayu yang terhanyut dari huluan Sungai Batanghari, tak hanya kayu, bambu sampah plastik juga tak sedap dipandang.

Setidaknya kaparan yang berhanyutan itu dapat menyebabkan kurusakan pada ketek yang sering digunakan untuk menarik penumpang.

"Iyo sudah duo kali bersihkan, biasonyo dengan warga lah kami bersihkan, dari pado makin banyak numpuk," kata Sayuti sambil mendorong kaparan, Sabtu (26/9/2020).

Sinopsis Warkop DKI Reborn 4 yang Tayang Hari Ini di Disney+ Hotstar, Dono, Kasino, Indro ke Maroko

Tumpukan Sampah Kayu di Sungai Batanghari, Aktivitas Ojek Ketek Kawasan Pelayangan Terganggu

Kebakaran Bedeng di Desa Sarang Burung, Kerugian Ditaksir Rp 90 juta

Setiap air mulai pasang dari hulu Sungai Batanghari, tak luput juga sampah juga ikut berhanyutan.

Husaini tukang ojek ketek di Kampung Tengah menyelesaikan, belum pernah melihat pemerintah membantu masyarakat membersihkannya kayu-kayuan yang berhanyutan.

"Kalo hujan deras banyak, nanti datang lagi sampah ini, setiap air mau naik," kata Husaini.

Warga yang mendorong sampah bertujuan agar tak menghalangi ketek atau perahu untuk masuk ke dermaga.

https://youtu.be/g5kjJJGh9fU

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved