Breaking News:

Berita Bungo

Bungo Masuk Zona Orange Penyebaran Covid-19, Pembelajaran Jarak Jauh Kembali Diberlakukan

Bertambahnya jumlah pasien yang terpapar pandemi Covid-19 di Kabupaten Bungo menyebabkan perubahan zona dan berdampak pada pembelajaran.

Tribunjambi/Darwin
Tim Gugus Tugas Covid-19 sebut belum ada Sekolah di Kabupaten Bungo yang memenuhi syarat untuk melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka.tr 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABUNGO - Pembelajaran tatap muka untuk sekolah di Kabupaten Bungo dihentikan dan diberlakukan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Bungo menyebabkan perubahan zona dan berdampak pada pembelajaran.

Dampaknya, setelah pembelajaran tatap muka untuk sekolah dasar dalam seminggu terakhir dibuka kemudian ditutup kembali.

VIDEO BREAKING NEWS Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19, Ini Kondisinya Terkini

Ini Penampakan Fabian, Putra Wali Kota Jambi yang Wafat Saat Jalani Pengobatan Sakit Ginjalnya

Ingat! Jika Ingin Ikut Kampanye, Bupati atau Walikota Aktif Dilarang Lakukan Ini

Diberlakukannya kembali pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sekolah dasar dan Menengah Pertama di Kabupaten Bungo disampaikan Nasrun, Kabib Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo.

Dia menyampaikan pemberlakuan tersebut lantaran berubah status zona penyebaran Covid-19 dari zona kuning ke zona orange.

"Iya, kita libur kan karena kita masuk zona oranye," katanya, Senin (21/9/2020).

Dia menjelaskan kebijakan itu mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri yang menyatakan apabila zona oranye maka PBM tatap muka ditiadakan dialihkan menjadi PJJ.

Disebutkannya, sekolah yang diliburkan di tingkat SD dan SMP. Sementara untuk tingkat SMA menyesuaikan dengan provinsi, sebab berada di naungan provinsi.

"Yang jelas SD dan SMP dulu, yang SMA mengikuti daerah geografis," katanya.

Terkait berapa lama akan diliburkan, dia mengatakan bahwa hal itu berdasarkan kajian dari tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bungo. Namun dia mengatakan tetap melihat perkembangan situasi.

"Sekitar dua minggu ini kita lihat dulu, apabila sudah masuk zona kuning baru tatap muka kita laksanakan lagi," katanya.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved