Breaking News:

China Mendadak Kirim Pasukan Militer ke Perbatasan, Benarkah Sinyal Berbahaya bagi India?

China dilaporkan mengerahkan Pasukan Militer di wilayah perbatasan yang berdekatan dengan India

Kompas.com
China Mendadak Kirim Pasukan Militer ke Perbatasan, Benarkah Sinyal Berbahaya bagi India? 

TRIBUNJAMBI.COM - China dilaporkan mengerahkan Pasukan Militer di wilayah perbatasan yang berdekatan dengan India

Pengerahan Pasukan Militer tersebut di tengah kesepakatan perdamaian kedua negara.

Apa tujuan sebenarnya China mengerahkan Pasukan Militer ke perbatasan India?

Ini Motif Perempuan yang Melakukan Aksi Gunting Bendera Merah Putih

Menurut laporan South China Morning Post, Pasukan Militer pihak China di perbatasan negara yang disengketakan dengan India meningkatkan kesiapan tempur mereka.

Bahkan pengerahan Pasukan Militer ke posisi tertinggi kedua pekan lalu setelah baku tembak, tetapi peringatan diturunkan setelah pertemuan para menteri luar negeri negara-negara itu, kata sumber-sumber militer.

Peningkatan itu, ke tingkat kedua, berarti lebih banyak senjata dan pasukan dikerahkan ke garis depan, dan latihan-latihan ditingkatkan untuk para komandan, perwira dan tentara, kata sumber militer kepada South China Morning Post.

Terakhir kali level setinggi itu digunakan oleh pasukan di wilayah yang bergolak adalah pada tahun 1987, ketika pertempuran kecil di lembah Sumdorong Chu mendorong kedua belah pihak ke ambang perang, kata orang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) memiliki empat tingkat kesiapan tempur.

Tangkal Radikalisme, Kapolres Sarolangun Siap Dukung Pilkada Damai

Tingkat pertama hanya digunakan jika para pemimpin militer yakin bahwa konflik bersenjata tidak dapat dihindari.

Komando Teater Pusat PLA mengatakan di Weibo pada 8 September - sehari setelah baku tembak - bahwa mereka telah menerima perintah untuk mengerahkan lebih banyak senjata dan pasukan ke dataran tinggi, dan memulai serangkaian latihan fisik dan teknis.

Halaman
123
Editor: heri prihartono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved