Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Siswa di Tanjabtim Sudah Mendapat Bantuan Kuota 35 GB per Bulan

Saat ini terdata ada sebanyak 12 ribu siswa yang telah masuk ke dalam sistem Dapodik dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) terutama untuk sistem daring

TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Timur, Junaedi Rahmat 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Program bantuan kuota internet gratis untuk para siswa dari Kemenendikbud di Kabupaten Tanjabtim mulai berjalan.

Saat ini terdata ada sebanyak 12 ribu siswa yang telah masuk ke dalam sistem Dapodik dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) terutama untuk sistem daring.

Sementara untuk jumlah siswa di Kabupaten Tanjabtim, ditingkat SD sebanyak 24 ribu siswa dan SMP 7 ribu siswa, total 31 ribu siswa.

Sinopsis Film The Circle tayang di Trans TV, Ketika Kehidupan Pribadi Disiarkan Secara Langsung

Dijenguk Mahfud MD, Syekh Ali Jaber Titip Salam untuk Jokowi, Ini Ucapan yang Disampaikannya

Begini Cara Download Video TikTok Gratis Dengan Menggunakan Cara Sederhana Tanpa Aplikasi!

Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaedi Rahmat mengatakan, 12 ribu yang sudah masuk ke dalam sistem Dapodik itu berupa nomor handphone siswa, terdiri dari 9 ribu siswa SD dan 3 ribu siswa SMP.

"Jadi siswa yang sudah terdata baru sekitar 38 persen," katanya, Senin (15/9/2020).

Dijelaskannya, untuk mempercepat proses pengumpulan data, pihaknya telah menugaskan petugas untuk jemput bola ke kecamatan yang dibagi per zona.

Sementara, untuk update data di sistem Dapodik Cut Off pada tanggal 15 September 2020.

"Untuk kendala selama ini hanya sulit masuk ke server Dapodik, karena seluruh Indonesia menggunakan server tersebut," jelasnya.

Junaedi juga menerangkan, bantuan kuota internet ini bukan hanya untuk para siswa saja, melainkan juga untuk para guru.

Untuk kuota yang dibagikan ke siswa itu ada sebanyak 35 GB dan guru 45 GB per bulan. Untuk rentang waktunya tergantung dari perkembangan Covid-19.

"Kuota gratis itu hanya bisa digunakan untuk mengakses ruang guru, rumah belajar dan lain-lain terkait dengan pembelajaran," ucapnya.

Ia mengimbau kepada para orang tua, bahwa kuota gratis ini dimaksudkan untuk PJJ dengan sistem Daring.

Maka para orang tua diminta agar bisa memanfaatkan bantuan dari pemerintah secara maksimal.

Karena bagaimana pun dengan kondisi pandemi saat ini, Proses Belajar Mengajar (PBM) harus efektif dilaksanakan.

"Kami mengharapkan bantuan kuota ini bisa dimanfaatkan untuk mengakses tentang konten-konten pendidikan," harapnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved