Breaking News:

VIDEO Menkes: Masih ada 1088 Tempat Tidur Kosong di DKI untuk Rawat Pasien Covid-19 Gejala Sedang

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa berdasarkan data Minggu 13 September pukul 12.00 Wib, masih ada ketersediaan tempat tidur kos

TRIBUNJAMBI. COM - Selain menyiapkan fasilitas isolasi untuk pasien bergejala ringan dan tanpa gejala (OTG), pemerintah juga terus memantau ketersediaan tempat tidur di rumah sakit (RS) untuk merawat pasien dengan gejala sedang dan berat.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa berdasarkan data Minggu 13 September pukul 12.00 Wib, masih ada ketersediaan tempat tidur kosong di RS di DKI.

"Untuk DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19 dengan rincian sebagai berikut untuk merawat pasien Covid-19 gejala sedang, masih terdapat ruang isolasi pasien yang kosong berjumlah 1088 tempat tidur dari 4271 tempat tidur," kata Terawan usai rapat terbatas Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (14/9/2020).

INI Fakta Penusuk Syekh Ali Jaber, Kondisi Mental Pelaku Dipertanyakan, Lucky Hakim Beri Sindiran

Syafril Nursal Sowan ke NU dan Niatkan Bangun Pesantren Internasional

Fachrori-Syafril Tunjuk Mantan Bupati Muaro Jambi, Burhanuddin Mahir Sebagai Ketua Tim Pemenangan

Jumlah kapasitas tempat tidur untuk pasien dengan gejala sedang tersebut menurut Terawan akan ditambah sekitar 25 persen.

"Dalam beberapa hari ke depan ruang isolasi ini akan ditambah sebanyak 1022 tempat tidur. sehingga menjadi 5293 tempat tidur," katanya.

Selain itu menurut Terawan masih tersedia tempat tidur kosong untuk merawat pasien gejala berat di RS DKI.

Terdapat 115 ruang ICU yang kosong dari jumlah 584 ruang ICU. Jumlah tempat tidur ICU tersebut, juga akan ditambah.

"Dalam beberapa hari ke depan dapat ditambah sebanyak 138 tempat tidur ICU sehingga total menjadi 722 tempat tidur," pungkasnya.

Sebelumnya ketersediaan tempat tidur di Rumah Sakit menjadi kekhawatiran seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Akmal Taher mengakui, sejumlah Rumah Sakit (RS) melebihi kapasitas batas dalam menangani pasien virus corona.

Halaman
12
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved