Breaking News:

Kabar Baik! Pemerintah Beri Bantuan Rp 15 Juta Masyarakat Miskin yang Miliki Rumah tak Layak Huni

Pemerintah bakal beri bantuan Rp 15 Juta kepada masyarakat miskin guna perbaikan rumah tak layak huni

Editor: Heri Prihartono
Kompas.com/ Totok Wijayanto
Ilustrasi. Mata uang rupiah. Pemerintah bantu warga di masa pandemi di antaranya dengan rumah layak huni 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah bakal beri bantuan Rp 15 Juta kepada masyarakat miskin guna perbaikan rumah tak layak huni.

Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (Dirjen PFM) Kementerian Sosial, Asep Sasa Purnama, dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI mengatakan bahwa pemerintah akan melanjutkan program bantuan sosial (bansos).

Tidak hanya berupa pemberian uang tunai namun juga perbaikan rumah tak layak huni (RTLH) bagi masyarakat miskin di tahun 2021.

Adapun nilai yang didapatkan bagi masyarakat miskin yang mendapatkan perbaikan rumah layak huni sebesar Rp 15 juta per Kepala Keluarga (KK) per unit.

Kisah Kekejaman G30S/PKI, Yasin Saksi Hidup Tragedi Berdarah Itu, Dulu Dijanjikan Ini Bila Bergabung

“Selanjutnya untuk bantuan rehabilitasi sosial RTLH kami informasikan di tahun 2021, kami mendapatkan amanah untuk mengawal program ini. Kemudian, indeks bantuannya sebesar Rp 15 juta per KK per unit,” katanya secara virtual, Senin (14/9/2020).

“Kalau di data DTKS umumnya desil 1 dan desil 2 dan ini menjadi program agenda penanganan kemiskinan esktrem yang tengah digaungkan oleh Presiden bulan Maret tahun 2020 atau beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Menguak Siapa Sebenarnya Tan Malaka? Tokoh Aliran Kiri yang Dipuji Soekarno hingga Bung Hatta

Selain itu, Asep menjelaskan, pada 2021, bantuan yang awalnya berupa sembako akan ditiadakan. Sebagai gantinya, pemerintah akan menyalurkan bansos uang tunai kepada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

“Untuk bantuan sosial tunai di tahun 2021, kami mendapatkan amanah untuk mengawal. Targetnya 10 juta KPM, mencakup seluruh provinsi di Indonesia termasuk DKI Jakarta sehingga tahun depan program sembako yang sekarang dilaksanakan di DKI Jakarta dan sekitarnya akan dikonversikan menjadi bantuan sosial tunai. Dengan total penerima manfaatnya 10 juta KPM,” katanya.

Postingan Ustaz Abdul Somad Doakan Syekh Ali Jaber Mendadak Viral, Ternyata Begini Isinya!

Sama seperti tahun ini, penerima manfaat program bansos uang tunai akan mendapatkan Rp 200.000 per KPM selama 6 bulan.

"Dengan indeks bantuan per KPM Rp 200.000 sama dengan yang sekarang. Dan akan diberikan selama 6 bulan, dari bulan Januari sampai Juni. Dengan total anggaran sebesar Rp 12 triliun," ucapnya.

Asep menambahkan, mekanisme penyaluran bansos uang tunai tersebut tidak akan berubah, yakni melalui PT Pos Indonesia (Persero) dan bank-bank BUMN.

"Kami akan menggunakan mitra terutama PT Pos Indonesia dan Himbara. Karena selama ini penyalurannya bagus, tidak ada hambatan sama sekali," ujarnya. (ade miranti karunia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemerintah Akan Beri Rp 15 Juta untuk Masyarakat Miskin yang Punya Rumah Tak Layak Huni",

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Pemerintah Bakal Beri Rp 15 Juta buat Masyarakat Miskin yang Rumahnya Tak Layak Huni, https://jabar.tribunnews.com/2020/09/14/pemerintah-bakal-beri-rp-15-juta-buat-masyarakat-miskin-yang-rumahnya-tak-layak-huni.


Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved