Berita Muaro Jambi
Imbas Covid-19, Pasokan Ikan Patin di Muaro Jambi Menurun
Menurunnya produksi ikan patin di seluruh Kabupaten Muaro Jambi disebabkan kurangnya tempat pemasaran dan lemahnya daya beli masyarakat saat pandemi C
Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Imbas Covid-19 produksi ikan patin di Kabupaten Muarojambi menurun dari biasanya, sebelumnya mencapai 40 ton per hari.
Menurunnya produksi ikan patin di seluruh Kabupaten Muaro Jambi disebabkan kurangnya tempat pemasaran dan lemahnya daya beli masyarakat saat pandemi Covid-19.
Seperti yang disampaikan Kepala Dinas Perikanan Muaro Jambi Parahuman Lubis, seharusnya untuk meningkatkan produksi ikan ini harus ada persediaan tempat pemasaran.
• Anthony Xie Mendadak Curhat Panjang Soal Istri, Benar Audi Marissa Menikah Tanpa Restu Sang Ibu?
• VIDEO BREAKING NEWS Diduga Ada Mayat Terpanggang di Ruko Bekas Terbakar di Gang Siku Pasar Jambi
• Jika Terpilih, Mantan Bupati Tanjabtim Abdullah Hich Minta Ini Kepada Haris-Sani
"Tempat pemasaran inilah guna untuk mensingkronisasi dengan Dinas Perdagangan," jelasnya.
Ia juga mengatakan untuk produksi ikan patin di Kabupaten Muaro Jambi saat kondisi normal bisa lebih dari 40 ton setiap harinya, sementara kondisi saat ini tidak bisa memprediksi.
Yang jelas menurunnya tehambat tempat pemasaran, harusnya ada kerja sama dengan dinas perdagangan.
"Untuk produksi ikan patin juga belum normal karena daya beli masyarakat menurun dengan kondisi belum normal," tutupnya.