Breaking News:

Bisnis Kasur Kapuk Tiga Generasi, Sejak 1962 Masih Eksis di Kota Jambi

Ibarat warisan, usaha kasur kapuk di area Pasar Jambi, Kota Jambi ini dijalankan oleh tiga generasi.

Penulis: tribunjambi | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Widyoko
Angga (27) berdiri di depan toko kasur kapuk miliknya, di depan Istana Anak-anak, Kamis (10/9/2020). Usaha ini sejak 1962, dari kakek, ayah, hingga saat ini ia yang menjalankan. 

TRIBUNJAMBI, JAMBI - Ibarat warisan, usaha kasur kapuk di area Pasar Jambi, Kota Jambi ini dijalankan oleh tiga generasi.

Angga (27) satu diantara penjual kasur kapuk di depan Istana Anak-anak, Pasar Jambi ini masih eksis. Saat kasur-kasur modern tengah berkembang.

Ia mengatakan kasur kapuk ini masih banyak yang mencari.

"Peminat kasur kapuk masih banyak sekali. Terutama untuk orang-orang tua. Biasanya mereka lebih nyaman tidur di kasur kapuk. Kemudian bidan, untuk kasur prakteknya," ujarnya kepada Tribunjambi.com, Kamis (10/9/2020).

Polres Muaro Jambi Kampayekan Penggunaan Masker pada Masyarakat

Rencana Pembangunan Tol Sumatera Lewati Hutan, Pemkab Tanjabbar Ajukan Pergeseran Jalur

Kasus Anak di Tanjab Barat Meningkat, Sekda Minta Kepala Dinas Cari Solusi

Selain partai kecil, tak jarang pula Angga mendapatkan pesanan partai besar. "Terus ada juga pesanan partai besar untuk asrama. Saya pernah dapat dari akbid, lalu sekolah Titian Teras, dan masih banyak lagi," jelasnya.

Meskipun pamor kasur kapuk kalah dengan spring bed, namun kebanyakan orang masih banyak memilih kasur kapuk.

"Dari pengalaman saya dan kata orang, memang kasur kapuk itu lebih dingin. Disaat cuaca panas pun kasur kapuk itu seperti menyimpan dingin. Beda sama spring bed atau bahan busa. Itu kalau cuaca panas, makin panas," ungkapnya.

Jadi menurutnya, kasur kapuk tidak akan pernah habis. "Buktinya toko ini sejak zaman datuk saya. Terus ke bapak. Berlanjut sampai ke saya. Sejak tahun 1962 toko ini," bebernya.

Untuk harga kasur yang ia jual disesuaikan dengan ukuran kasur.

"Kasur ukuran 75cm harganya Rp 500 Ribu. Ukuran 90cm harganya Rp 600 ribu. Paling besar, muat dua orang ini 120cm, Rp 850 Ribu," ujarnya.

Untuk penjualan yang Angga dapatkan, pemilik toko kasur kapuk di Jalan Sisingamangaraja nomor 54, Pasar Jambi, Kota Jambi ini, enggan menyebutkan angka pasti.

"Cukuplah yang didapat. Intinya setiap bulan saya bisa menjual kasur dengan bahan 50 bal per bulan, untuk satu bal kurang lebih itu bisa dua sampai tiga kasur," tutupnya. (Tribun Jambi/Widyoko)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved