Breaking News:

3 Pangkalan Harus Ikuti Ketentuan, Disperindag Respon Kelangkaan Gas di Sabak Timur

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menggelar rapat merespon langkanya

tribunjambi/abdullah usman
Warga tengah mengantri di salah satu pangkalan gas LPG di Kelurahan Muara Sabak Ulu untuk mendapatkan gas Subsidi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) menggelar rapat merespon langkanya pasokan gas di Kecamatan Sabak Timur, Kamis (10/9).

Dalam rapat yang berlangsung di kantor camat tersebut, didapati tiga kesepakatan bagi pangkalan yang ada di Wilayah Kelurahan Muara Sabak Ulu dan Muara Sabak Ilir.

Dikatakan Kabid Perdagangan Dinas Perindag Tanjabtim, Afrinaldi pada 8 Septembertim monitoring dan evaluasi (monev) LPG Tanjabtim sudah mengadakan rapat bersama pihak Kecamatan Sabak Timur.

Dalam rapat tersebut dibahas permasalahan gas LPG 3 Kg di Kelurahan Muara Sabak Ulu dan Sabak Ilir. Dari hasil rapat tersebut disepakati tiga pangkalan yang berada di Wilayah Sabak Ulu dan Sabak Ilir harus mengikuti beberapa ketentuan.

"Ada tiga ketentuan yang harus dipahami dan diterapkan oleh pihak pangkalan," ujarnya.

Tiga ketentuan tersebut, diantaranya pihak pangkalan agar dapat mengidentifikasi pelanggan yang benar-benar berhak. Diantaranya dengan mengumpulkan foto copy KTP dan KK sebelum menerima gas.

Poin kedua tidak dibenarkan menjual LPG 3 kg ke pengecer atau toko-toko kecil. Yang berpotensi menyebabkan kekurangan stok gas dan terjadinya lonjakan harga.

Poin terakhir, dalam pendistribusian gas harus tetap bekerja sama dengan pihak kelurahan setempat. Bagi pangkalan Ulu agar membagi sebagian kuota (80 tabung) ke wilayah Sabak Ilir atau jembatan asoy yg telah diinventarisir lurah setempat.

"Untuk skala prioritas tetap, adalah mereka warga yang berhak (kategori) miskin yang berbeda di lingkungan pangkalan terdekat," ujarnya.

Terkait usulan pihak kelurahan penambahan kuota gas LPG 3 kg, hal tersebut sudah diajukan langsung ke pusat.
"Usulan penambahan kuota untuk tahun 2021 bagi Kabupaten Tanjabtim sudah kita ajukan ke kementerian terkait di Jakarta," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved