Breaking News:

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Lima Kali Warga Merangin Nyasar ke Sarolangun, Sempat Dikirim ke Jawa

Baron Sukeber (48) warga Pemenang, Kabupaten Merangin terpaksa diantar balik oleh Pemerintah Kecamatan Bathin VIII Sarolangun.

ist
Baron Sukeber (48) warga Pemenang, Kabupaten Merangin lima kali nyasar ke Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Baron Sukeber (48) warga Pemenang, Kabupaten Merangin terpaksa diantar balik oleh Pemerintah Kecamatan Bathin VIII Sarolangun. Pasalnya ia ditemukan saat diturunkan dari bus di Kelurahan Limbur Tembesi.

Camat Bathin VIII Akhyar Mubarrok, mengatakan bahwa orang Pemenang tersebut diduga terlantar dan tiba di Kecamatan Bathin VIII. Sehingga pihaknya bersama Puskesmas Limbur Tembesi setelah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun sepakat untuk mengantarkan pulang ke Pemenang.

"Ya, malam tadi ada orang terlantar diturunkan melalui mobil bus di Kelurahan Libur Tembesi, kemudian kita selamatkan. Setelah koordinasi dengan camat pemenang, bahwa benar warga pamenang dan kami sudah antarkan ke polsek pemenang, untuk dijemput oleh pihak keluarga," kata Akhyar.

Usia di Bawah 19 Tahun Belum Bisa Menikah, Begini Syarat Urus Dispensasi Perkawinan

Terapkan Protokol Kesehatan, KPU Batasi Massa Saat Kampanye Paslon di Pilkada Tanjabbar

Sementara itu, Kadis Sosial Kabupaten Sarolangun Juddin, Rabu (09/09) ketika dikonfirmasi mengenai orang terlantar (OT) asal Pemenang ini, mengaku bahwa yang bersangkutan sudah berulang kali datang ke Sarolangun.

Katanya, pada Selasa malam kemarin merupakan yang kelima kalinya sejak beberapa bulan yang lalu.

"Tadi malam sudah diantar oleh Camat Bathin VIII ke Polsek Pemenang dan dijemput oleh keluarga. Ini yang ke lima kali ke Sarolangun," katanya.

Juddin menyebutkan Baron Sukeber ini pertama kali datang ke Sarolangun mau hendak ke Jawa. Sehingga pihaknya mengirim ke jawa melalui Dinas Sosial terdekat, kemudian pernah juga dikirim ke Jambi, bahkan ke dinas sosial Kabupaten Merangin.

"Ada yang kita kirim ke Jawa, ke Jambi. Tetap kami juga komunikasi dengan dinas sosial Merangin, karena ini warga Merangin, dan meski sudah berulang kali ke sini tetap kita memberikan pelayanan," katanya.

Meski begitu, ia berharap kepada Dinas Sosial Merangin agar dapat memberikan pelayanan kepada warga Pamenang tersebut untuk dapat diobati ke rumah sakit jiwa yang ada di Provinsi Jambi.
Sebab kuat dugaan yang bersangkutan juga terkena gejala ringan orang dalam gangguan jiwa.

"Kita harapkan pihak keluarga dan Dinas Sosial Merangin agar dapat mengurus dan mengobati pasien, karena ada juga terkena gangguan jiwa. Ya, bisa memberikan rujukan untuk direhabilitasi ke rumah sakit jiwa Jambi," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved