Breaking News:

Anggaran Tanggap Darurat Dinas PUPR Tanjabtim Meningkat 50 Persen

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas PUPR Tanjab Timur tahun anggaran 2020 ini telah menyiapkan anggaran

Tribunjambi/Abdullah Usman
Petugas Dinas PUPR Kabupaten Tanjabtim tengah menyurvei jembatan penghubung kelurahan di Kecamatan Nipah Panjang, baru-baru ini. Anggaran tanggap darurat Dinas PUPR meningkat tahun ini guna pemeliharaan sejumlah aset daerah. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Dinas PUPR Tanjab Timur tahun anggaran 2020 ini telah menyiapkan anggaran untuk tanggap darurat.

Dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjab Timur, Risdiansyah melalui Sekretaris, Afriboy Candra, anggaran yang disiapkan tersebut sebesar Rp3 miliar lebih besar dari 2019 lalu yang hanya sebesar Rp1,5 miliar.

Dikatakannya, anggaran tanggap darurat yang disiapkan ini khusus untuk pemeliharaan aset Pemkab Tanjab Timur. Adapun dana tanggap darurat ini pun bisa digunakan berdasarkan pengajuan atau proposal dari masyarakat.

Dana tanggap darurat ini, kata Boy, dipergunakan untuk memelihara aset daerah atau aset PU, terkhusus roda empat. Maka dari itu, di tahun ini anggaran yang digelontorkan lebih besar dari tahun sebelumnya.

"Pada 2020 ini 50 persen lebih besar dibandingkan 2019 lalu yang hanya Rp1,5 miliar," ucapnya.

Pada Triwulan I, anggaran tanggap darurat tersebut sudah terserap sekitar Rp1 miliar. Adapun anggaran itu untuk pemeliharaan jalan di Muara Sabak Barat, Kuala Jambi, Geragai, Nipah Panjang, dan ada juga pembuatan dan perbaikan jembatan box.

"Usulan atau proposal dikaji tim terlebih dahulu, dengan menurunkan tim teknis Dinas PUPR Tanjabtim," sebutnya.

Menurut Boy, tidak semua pengajuan bisa direalisasikan. Pasalnya, permohonan dikaji terlebih dahulu oleh tim. Bila sudah sesuai perhitungan tim teknis dan benar-benar urgent, maka pengajuan tersebut dapat direalisasikan.

"Kegiatan penggunaan anggaran tanggap darurat ini dilaksanakan secara swakelola. Bilamana pembangunan yang diusulkan telah masuk dalam program pembangunan di tahun berikutnya, maka usulan tersebut akan dikaji terlebih dahulu," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved