Breaking News:

Ketua LAM Tak Jatuhkan Sanksi, Kasus Beredarnya Foto Tanpa Busana Istri Kades

Seorang perwakilan masyarakat desa di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi mendatangi Dinas PMD Muaro Jambi terkait beredarnya

Tribunjambi/Hasbi
Perwakilan masyarakat di Kecamatan Sekernan datangi Dinas PMD Muaro Jambi terkait kasus foto bugil istri kades. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Seorang perwakilan masyarakat desa di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi mendatangi Dinas PMD Muaro Jambi terkait beredarnya foto tanpa busana di Muaro Jambi yang diduga istri kades.

Dalam pertemuan itu, perwakilan masyarakat tersebut telah mendatangi Ketua Lembaga Adat Melayu Muarojambi guna mengklarifikasi soal kelanjutan dan kepastian terkait sanksi foto bugil yang diduga istri kades tersebut.

Seperti yang disampaikan perwakilan masyarakat, Umar, perwakilan tujuan mendatangi Dinas PMD menanyakan kepastian sanksi adat yang telah diputuskan LAM Muarojambi.

"Kita hanya menyampaikan aspirasi dan menjembatani masyarakat, ketika masih ada yang belum puas dengan keputusan LAM tersebut," ujarnya Selasa (8/9).

Ia juga mengatakan dari hasil pertemuan dengan Ketua LAM, untuk kasus ini tidak perlu di lanjutkan lagi, karena LAM sudah keluar keputusan tidak dikenakan sanksi.

"Kami sebagai masyarakat sudah legowo, dan juga bukan berarti diam ketika mendapatkan bukti baru, kita disuruh lapor lagi ke Ketua LAM," tuturnya.

Sementara Ketua LAM Kabupaten Muarojambi Amrullah juga menyampaikan untuk kasus ini tidak usah dibesarkan lagi.

"Karena kita tidak menjatuhkan sanksi, mereka adalah sebagai korban, karena mereka tidak menyebarkan foto tersebut, melainkan disebarkan oleh orang yang tidak mereka kenal, makanya kita belum bisa kenakan sanksi adat," tutupnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved