Breaking News:

Berita Muaro Jambi

Kasus Foto Bugil, Masyarakat Datangi Ketua LAM Muarojambi, Minta Legowo dengan Putusan Tersebut

Seperti yang disampaikan Umar satu di antara perwakilan masyarakat menyampaikan, tujuan mendatangi kantor PMD menanyakan kepastian sangsi adat yang te

Tribunjambi/Hasbi
Perwakilan masyarakat di Kecamatan Sekernan datangi Dinas PMD Muaro Jambi terkait kasus foto bugil istri kades. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Salah satu perwakilan masyarakat desa di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi mendatangi Dinas PMD Muaro Jambi terkait beredarnya kasus foto bugil di Muaro Jambi yang diduga istri kades.

Dalam pertemuan ini perwakilan masyarakat tersebut mendatangi Ketua Lembaga Adat Melayu Muarojambi guna mengklarifikasi soal kelanjutan dan kepastian terkait sangsi foto bugil yang diduga istri kades tersebut.

Seperti yang disampaikan Umar satu di antara perwakilan masyarakat menyampaikan, tujuan mendatangi Dinas PMD menanyakan kepastian sangsi adat yang telah di putuskan LAM Muarojambi.

Melalui P2DK, 1.647 Hektar Sawah di Sarolangun Digarap untuk Ketahanan Pangan

Kisah Pasukan Kopassus Selamatkan Sandra Di Pesawat Garuda, Butuh Waktu Hanya 3 Menit

VIDEO Viral Harimau Sumatera Kurus dan Ekor Buntung di Kebun Binatang, Perutnya Terlihat Kempis

"Kita hanya menyampaikan aspirasi dan menjembatani masyarakat, ketika masih ada yang belum puas dengan keputusan LAM tersebut," ujarnya Selasa (8/9/2020).

Ia juga mengatakan dari hasil pertemuan dengan Ketua LAM, untuk kasus ini tidak perlu di lanjutkan lagi, karena LAM sudah keluar keputusan tidak dikenakan sangsi.

"Kami sebagai masyarakat sudah legowo, dan juga bukan berarti diam ketika mendapatkan bukti baru, kita disuruh lapor lagi ke Ketua LAM," tuturnya.

Sementara Ketua LAM Kabupaten Muarojambi Amrullah juga menyampaikan untuk kasus ini tidak usah dibesarkan lagi.

"Karena kita tidak menjatuhkan sangsi, mereka adalah sebagai korban, karena mereka tidak menyebarkan foto tersebut, melainkan disebarkan oleh orang yang tidak mereka kenal, makanya kita belum bisa kenakan sangsi adat," tutupnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved