Breaking News:

Mantan Komisaris PT PIS Dituntut Tiga Tahun Penjara Akibat Kasus Penggelapan

Mantan komisaris utama PT Putra Indragiri Sukses (PIS) dengan pidana penjara selama tiga tahun dalam kasus dugaan penggelapan.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jaksa penuntut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menuntut Efda Yeni, mantan komisaris utama PT Putra Indragiri Sukses (PIS) dengan pidana penjara selama tiga tahun dalam kasus dugaan penggelapan.

Tuntutan terhadap terdakwa disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) Diah di hadapan majelis hakim yang diketuai Arfan Yani pada sidang yang digelar secara daring Selasa (1/9/2020) kemarin.

Jaksa penuntut umum Diah berpendapat bahwa terdakwa Efda Yeni terbukti bersalah sebagai mana dalam dakwaan pasal 374 KUHP tentang penggelapan yang mengakibatkan pihak perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 1 miliar.

"Menuntut agar majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama tiga tahun terhadap terdakwa," kata Diah pada persidangan itu.

13 Pasien Covid-19 di Jambi Sembuh, Satu Warga Kota Jambi Positif Corona

Dilimpahkan Kepengadilan Negeri Jambi Pelaku Spesialis Curanmor di Jambi Terancam 5 Tahun Penjara

Aksi terdakwa terbongkar sebagai mana diterangkan Andi Veryanto, Direktur PT Putra Indragiri Sukses saat bersaksi dipersidangan.

Ia meminta agar terdakwa untuk melakukan setoran kepada pemilik modal dengan menggunakan setoran dari konsumen.

Namun terdakwa mengatakan tidak ada setoran dari konsumen. Saksi kemudian melakukan pengecekan rekening perusahaan berdasarkan bukti setoran yang ia terima dari konsumen.

Hasilnya ditemukan adanya setoran dengan nilai total satu miliar rupiah dari para konsumen. Atas kejadian ini perusahaan mengalami kerugian higga satu miliar rupiah. (Dedy Nurdin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved