Breaking News:

Emas Antam Naik Rp 3.000 per Gram Senin (31/8) hingga Rekomendasi Pilihan Saham

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 1.030.000. Harga emas Antam ini naik Rp 3.000 dari harga Minggu (30/8)

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.
Pengunjung melakukan transaksi jual beli emas di Butik Emas Antam, Jakarta 

Nafan Aji Analis Binaartha Sekuritas mengatakan, pergerakan IHSG hari ini MACD menunjukkan sinyal positif. Meskipun demikian, stochastic IHSG hari ini mulai menunjukkan jenuh beli atau overbought.

Di sisi lain, pergerakan IHSG hari ini menurut Nafan, terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar. Menurut Nafan, IHSG hari ini menunjukkan pergerakan menuju ke support terdekat.

Berdasarkan rasio fibonacci, menurut Nafan, pergerakan IHSG di support dan resistance berada pada 5.293,98 - 5.380,54.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

Nikita Mirzani Ditawar Rp 1,7 Miliar Pacar Setting, Berapa Tarif Pacar Bohongan Kalangan Selebritis?

Logo RANS di Badan Pesawat Garuda Indonesia, Rekan Sesama Artis Berikan Komentar

1. AKR Corporindo (AKRA). Pergerakan harga saham AKRA telah menguji beberapa garis MA20 maupun MA120. Sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Akumulasi beli pada area level Rp 2.850 – Rp 2.870, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.970 dan Rp 3.240. Support ada di Rp 2.830 dan Rp 2.700.

2. Eagle High Plantations (BWPT). Pergerakan harga BWPT masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli saham BWPT pada area level Rp 107 – Rp 112, dengan target harga secara bertahap di level Rp 117, Rp 120 dan Rp 133. Support ada di Rp 107 dan Rp 102. Saham BWPT ditutup di Rp 112. (RoE: -21.01%; PER: -4.20x; EPS: -26.46; PBV: 0.88x; Beta: 2.15)

3. Gajah Tunggal (GJTL). Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham GJTL. Akumulasi beli saham GJTL pada area level Rp 550 – Rp 560, dengan target harga secara bertahap di level Rp 580, Rp 600, Rp 630, Rp 695 dan Rp 760. Support ada di Rp 550, Rp 530 dan Rp 500. Saham GJTL ditutup di Rp 560. (RoE: -4.66%; PER: -6.94x; EPS: -80.66; PBV: 0.32x; Beta: 2.13)

4. HM Sampoerna (HMSP). Pergerakan harga HMSP masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli saham HMSP pada area Rp 1.650 – Rp 1.660, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.710, Rp 1.775, Rp 1.850, Rp 2.030, Rp 2.210 dan Rp 2.550. Support ada di Rp 1.630 dan Rp 1.575.

5. Vale Indonesia (INCO). Terlihat pola tweezer top candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham INCO. Sell on strength pada area level Rp 3.780 – Rp 3.870, dengan target harga di level Rp 3.660. Resistance ada di Rp 3.960.

6. Krakatau Steel (KRAS). Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. Sell on strength saham KRAS pada area level Rp 386 – Rp 424, dengan target harga di level Rp 364. Resistance Rp 450. Saham KRAS ditutup di Rp 406 (RoE: 1.97%; PER: 58.67x; EPS: 6.92; PBV: 1.16x; Beta: 1.86)

Halaman
123
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved