Breaking News:

Lawan Covid 19

Sanksi Tak Pakai Masker Digalakkan, dari Bersihkan Selokan hingga Denda Rp50 Ribu

Masyarakat Kabupaten Sarolangun terancam bakal kena sanksi ataupun denda jika tidak memakai masker. Hal ini dilakukan jika masyarakat Sarolangun

tribunjambi/wahyu herliyanto
Pemeriksaan penggunaan masker di Pemkab Sarolangun, langsung diawasi Sekda Sarolangun, Kamis (27/8/2020) 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Masyarakat Kabupaten Sarolangun terancam bakal kena sanksi ataupun denda jika tidak memakai masker. Hal ini dilakukan jika masyarakat Sarolangun melanggar aturan dengan tidak menerapkan sistem protokol kesehatan dengan memakai masker.

Aturan tersebut sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid 19 pertanggal 4 Agustus 2020, dilanjutkan dengan Peraturan Bupati Sarolangun.

Terkait sanksi ini akan diberikan jika masih kedapatan masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Sanksi tersebut ada beberapa tahapan, pertama sanksi yang hanya diberikan teguran hingga sanksi kedisiplinan.

Sanksi kedisiplinan ini yang bersangkutan akan menjadi pekerja sosial dadakan untuk membersihkan selokan hingga denda Rp50 ribu.

"Sanksi disiplin ini kita lakukan jadi pekerja sosial, seperti membersihkan parit atau got dan sampah. Setelah itu baru didenda sebesar Rp50 ribu sesuai Perbup," kata Sekda Sarolangun Endang Abdul Naser, Kamis (27/8).

Kegiatan ini dijelaskan sekda, akan dilaksanakan selama 3 bulan kedepan dengan melibatkan Satpol PP, TNI dan Polri. Yang mana untuk pengawasan ini akan digelar seminggu dua kali.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved