Breaking News:

15 Kali Kebakaran Lahan Terjadi di Muarojambi, Banyak di Lahan Masyarakat

Hampir setiap tahun kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Muarojambi selalu terulang.

Tribun Jambi/Hasbi Sabirin
BPBD Kabupaten Muarojambi melakukan pemadaman karhutla. 

TRIBUNJAMBI.COM,SENGETI- Hampir setiap tahun kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Muarojambi selalu terulang.

Sejak Maret hingga Agustus ini tercatat 15 kasus karhutla dan mayoritas itu terjadi di lahan masyarakat dan lahan perkebunan milik perusahaan.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Muarojambi Alias menyampaikan, total kasus karhutla sepanjang tahun 2020 ini sudah tercatat sebanyak 15 kali.

"Dari 15 kali tersebut, satu kali di lahan perusahaan sementara 14 kalinya terpusahkan di titik lahan masyarakat, "jelasnya, Jumat (28/8/2020).

Ia juga menyampaikan dari belasan kasus kebakaran yang terjadi tersebut, semua berhasil dipadamkan oleh tim BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat peduli api (MPA) dan warga sekitar kejadian karhutla.

Pegawai Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi Positif Covid-19

Ban Motor Terpeleset, Dua Pelajar SMK di Batanghari Tewas Terlindas Truk Batubara

Gas 3 Kg di Jambi Langka, Benarkah Gara-gara PNS Ikut Gunakan Gas Subsidi?

"Sementara dari 15 kasus Karhutla tersebut, kejadiannya mayoritas terjadi pada bulan Juli dan Agustus dan bisa kita lihat daerah yang sering terjadi di beberapa kecamatan yakni Sekernan, Kumpeh Ulu, Kumpeh, Taman Rajo, Maro Sebo, Mestong dan Kecamatan Sungai Gelam," tuturnya.

Ia juga mengatakan sepanjang tahun ini lahan yang terluas terjadinya kebakaran yakni lahan perusahan milik PT Kharisma, kurang lebih 10 hektar lahan yang berada di Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Taman Rajo.

"Sementara lahan masyarakat yang paling luas terbakar yakni di Desa Bukit Baling Sekernan, sekitar 8 hektar dan Kecamatan Kumpeh ada 4 hektar, 3 hektare di Desa Ramin dan 1 hektar di Desa Betung, ini rerata lahan milik masyarakat," ungkapnya.

Mereka terus mengedukasi dan bersosialisasikan pada masyarakat bersama pihak kepolisian agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan sudah dua kasus karhutla yang sedang ditahan Polres Muarojambi.(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved