Breaking News:

Mantan Kabid Damkar dan Sekcam Rimbo Tengah Ditahan Polda Jambi, Kasus Korupsi Rumah Sakit di Bungo

Yakni M, mantan Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Muaro Bungo, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta IR Sekretaris Camat, Kecamatan Rimbo

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Aryo Tondang
Dua tersangka kasus dugaan korupsi rumah sakit di Bungo ditahan Polda Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ditreskrimsus Polda Jambi menetapkan dua tersangka manipulasi lelang pengadaan sarana instalasi ruang operasi (SIRO) RSUD H Hanafie Muara Bungo, tahun anggaran 2018 senilai Rp 7,2 miliar.

Yakni M, mantan Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Muara Bungo, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta IR Sekretaris Camat, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo, selaku Ketua Pokja Unit Pelayanan Pengadaan.

Mantan pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bungo, serta PNS aktif di Kecamatan Rimbo Tengah tersebut tersandung tindak pidana korupsi, dengan kerugian negara mencapai Rp 2,2 miliar lebih.

Viral Video Jeritan Aneh Siksa Kubur, Padahal Siang Hari, Perempuan Ini Jelaskan Kebenarannya

Satreskrim Polres Muarojambi Kembali Amankan Terduga Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Pria-pria Terpental dari Hari Agnez Mo, Benarkah Si Gigi Kelinci Kondisinya Kayak Gini

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edy Faryadi menuturkan, keduanya ditahan, lantaran bekerja sama dengan salah satu perusahaan pemenang lelang.

"Dia bersekongkol atau bekerja sama dengan perusahaan yang berada di Jambi, jadi pemenang lelang sudah ditentukan dari awal," kata Edy, Senin (24/8/2020) pagi.

Kedua tersangka diamankan pada Rabu (19/8/2020). Saat ini, kedu tersangka tengah berada di rumah tahanan (Rutan) Polda Jambi.

Saat ini, berkas perkara keduanya telah rampung atau dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi Jambi.

"Sesegara mungkin, kami akan limpahkan ke Kejaksaan untuk dilakukan sidang di Tindak Pidana Tipikor," terang Edy.

Keduanya dijerat dengan pasal pasal (2) ayat (1) dan pasal 3 Jo pasal 55 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun dengan denda maksimal Rp 1 miliar.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved