Breaking News:

Gatot Nurmantyo Disebut Belum Cukup Kuat Maju di Pilpres 2024, Disarankan Contoh Tokoh Ini!

Mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo berpeluang untuk maju Pilpres 2024.

Editor: Heri Prihartono
Kompas.com/Roderick Adrian Mozes
JENDERAL TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). 

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo berpeluang untuk maju Pilpres 2024.

Meskipun demikian Pengamat Politik  Barometer, M Qodari menilai Gatot Nurmantyo belum cukup kuat maju di Pilpres 2024.

Direktur Eksekutif Indo ini menyatankan Gatot mencontoh Prabowo, SBY hingga Wiranto yang membentuk parpol sebagai kendaraan politik mereka.

Diketahui, Gatot Nurmantyo kembali muncul akhir-akhir ini karena manjadi salah satu yang mendeklarasikan gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

 

Menurut Qodari, elektabilitas Gatot Nurmantyo belum cukup kuat jika dihubung-hubungkan dengan Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu, kata dia, bisa dilihat pada Pilpres 2019 lalu. Jika memang Gatot kuat, maka sudah pasti dia dipinang oleh partai politik untuk maju pilpres.

"Belum kuat, karena kalau memang kuat nama beliau maju di Calon Presiden 2019. Karena partai politik itu kan sangat berkepentingan dan berkeinginan untuk menang," kata Qodari dalam wawancara dengan Kompas TV, Kamis (20/8/2020).

"Kalau ada calon populer mereka pasti akan memberikan dukungan, bahwa realitanya akhirnya tidak ada memberikan dukungan pada Pak Gatot."

Qodari menilai, kala itu Gatot belum bisa menjadi Capres 2019 lantaran elektabilitasnya masih kalah dengan Prabowo Subianto dan Joko Widodo atau Jokowi.

"Sebetulnya juga memberikan pesan implisit bahwa Pak Gatot elektabilitasnya tidak cukup tinggi untuk bersaing dengan Pak Jokowi dan Pak Prabowo pada saat itu," katanya.

tribunnews
Tangkap Layar Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. (youtube ILC via Wartakotalive)

Lebih lanjut, Qodari menyarankan, jika memang Gatot ingin maju menjadi calon presiden, maka dia bisa mencontoh senior-seniornya sesama jenderal yang mendirikan partai politik terlebih dahulu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved