Breaking News:

Duel Berdarah di Lampung Gegara Saingan Warung, Kakak Beradik Tewas Dibacok Bapak dan Dua Anaknya

Dua keluarga di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah terlibat duel berdarah, hingga menimbulkan korban jiwa

Kolase TribunMadura.com
Ilustrasi Pembacokan 

TRIBUNJAMBI.COM - Dua keluarga di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah  terlibat duel berdarah, hingga menimbulkan korban jiwa.

Pertengkaran itu diduga terjadi karena persaingan warung kelontong, di mana kedua keluarga membuka bisnis yang sama.

Korban yang lebih dahulu membuka usaha warung kelontongan, merasa tersaingi dengan keluarga pelaku yang juga membuka warung di rumah mereka.

"Korban SSK pernah memarahi pelaku Agung karena keluarganya ikut membuka warung. Hal itu yang diduga membuat Agung marah dengan SSK," ujar Kapolsek Padang Ratu Kompol Muslikh.

Akhirnya Terungkap Kandasnya Hubungan Agnez Mo dan Wijaya Saputra, Kekasih Gisel Buka-bukaan Hal Itu

PSK Beroperasi di Apartemen Kota Tangerang yang Disewa Rp 250 Ribu per Hari, Transaksi di Sosmed

Ayah Kandung Betrand Peto Berikan Kabar Sedih Saat Telat Ucapkan Ultah ke Ruben Onsu, Akui Hal Ini

Sehingga, kemarahan keduanya memuncak saat 17 Agustus lalu, saat korban melintas di depan rumahnya.

Korban SSK sedang lari pagi terjadi cekcok antara SSK dan Agung.

Melihat Agung cekcok dengan SSK, ayah Agung dan kakaknya turut membantu Agung, sehingga terjadi pertarungan tiga melawan satu masing-masing dengan dilengkapi senjata tajam.

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

Pertarungan yang tidak berimbang berujung tewasnya SSK dan adiknya akibat luka sayatan dan tebasan senjata tajam oleh ketiga pelaku.

Kakak Beradik Tewas

Bapak dan dua orang anaknya di Kampung Negeri Kepayungan, Kecamatan Pubian, harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap dua orang kakak beradik.

Halaman
12
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved