Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Di Tanjabtim Masih Terdapat Puluhan Desa Masuk Kategori Blankspot, Ini Kendalanya

Kepala Dinas Kominfo Tanjabtim Herman Toni, menuturkan hingga pertengahan 2020 ini jumlah desa yang masuk kategori blankspot masih berjumlah 24 desa a

tribunjambi/Abdullah Usman
Ilustrasi tower. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Hingga pertengahan 2020 di Kabupaten Tanjabtim masih terdapat 24 desa kategori blankspot.

Tahun ini Desa Pangkal Duri Kecamatan Mendahara akan dibangun satu jaringan tower.

Kepala Dinas Kominfo Tanjabtim Herman Toni, menuturkan hingga pertengahan 2020 ini jumlah desa yang masuk kategori blankspot masih berjumlah 24 desa ada beberapa faktor kendala utama permasalahan tersebut.

Lowongan Kerja PT Sarana Multigriya Finansial untuk Lulusan S1, Cek Persyaratannya

Terlalu Sering Keramas hingga Salah Pakai Konditioner, Ini 7 Kesalahan Mencuci Rambut

Download Lagu MP3 Nella Kharisma Spesial, Ada Video Didi Kempot dan Via Vallen Terbaru Terpopuler

"Satu diantaranya yang paling penting itu ketersedian jaringan listrik PLN, dimana 24 Desa tadi masih bermasalah dengan jaringan atau ketersedian listrik," ujar Herman Toni, Kamis (20/8/2020).

Lanjutnya, karena pihak provider ataupun vendor yang ingin memasang jaringan atau tower, tentu mereka melihat syarat utamanya yaitu ketersediaan listrik.

"Karena pertimbangan mereka terkait biaya operasional, jika menggunakan genset tentu tidak sedikit biaya yang harus mereka keluarkan. Maka dari itu PLN menjadi syarat utama mereka," jelasnya.

Untuk tahun ini ada pembangunan jaringan yang siap jalan, di Desa Pangkal Duri. Dimana perkembangannya saat ini proses pengurusan IMB baru saja kelar. Dan tahun ini siap jalan pembangunanya.

Pihaknya juga berharap, bagi provider ataupun pendor yang ingin berinvestasi pembangunan tower, pihaknya (kominfo) siap memfasilitasi termasuk terkait perizinan dengan catatan selagi mereka tidak menyalahi aturan ataupun prosedur.

"Terkait hal itu kita juga sudah sampaikan ke pihak Pendor ataupun Provider yang berminat," ujarnya

Selain listrik, juga sebaran penduduk juga tak luput menjadi pertimbangan pihak investor untuk membuka jaringan baru di sebuah wilayah. Karena pertimbangan utama mereka jelas terkait keuntungan juga.

"Sejauh ini memang masih ada beberapa desa yang belum mengajukan untuk tower jaringan ini, namun kita tetap melakukan pengajuan ke pihak provider jika mereka setuju dan dinilai strategis maka akan segera disetujui," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved