Breaking News:

Nilai Tukar Petani di Jambi Naik 2,39 Persen

Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Juli 2020 di angka 103,57.

ist
Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Juli 2020 di angka 103,57. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Juli 2020 di angka 103,57. Angka tersebut naik 2,39 persen dibanding NTP bulan sebelumnya yakni 101,15.

Wahyudin, Kepala BPS Provinsi Jambi menjelaskan, kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 2,23 persen dan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun sebesar 0,16 persen.

"Kenaikan NTP terjadi pada seluruh subsektor yakni subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 0,01 persen, subsektor Hortikultura yang naik sebesar 3,08 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 2,76 persen, subsektor Peternakan naik sebesar 1,65 persen dan subsektor Perikanan naik sebesar 0,87 persen," sebut dia baru baru ini.

Dua Pelaku Jambret Babak Belur Dihajar Massa di Sungai Kambang, Ternyata Buronan Polsek Jelutung

PPP Berubah Haluan, Evi Suherman Sebut Fadil Tidak Kooperatif

101 Napi Rutan Kelas IIB Sungai Penuh Dapat Remisi Saat HUT Kke-75 RI

Nilai It pada Juli 2020 naik sebesar 2,23 persen dibandingkan It Juni 2020, dari 106,43 menjadi 108,81. Pada bulan ini It naik pada empat subsektor, yakni subsektor Hortikultura naik sebesar 2,98 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 2,59 persen, subsektor Peternakan naik sebesar 1,50 persen, dan subsektor Perikanan naik sebesar 0,71 persen.

"Sedangkan subsektor Tanaman Pangan turun sebesar 0,14 persen," ujarnya.

Lain halnya dengan Ib yang turun sebesar 0,16 persen bila dibanding dengan Ib Juni 2020, dari 105,23 menjadi 105,07. Wahyudin menjelaskan, penurunan tersebut terjadi pada seluruh subsektor, yaitu subsektor Tanaman Pangan turun sebesar 0,15 persen, subsektor Hortikultura turun sebesar 0,10 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat turun sebesar 0,16 persen, subsektor Peternakan turun sebesar 0,15 persen serta subsektor Perikanan turun sebesar 0,15 persen.

Selain itu, NTP Provinsi Jambi untuk masing-masing subsektor tercatat sebesar 99,92 untuk subsektor Tanaman Pangan (NTPP); 99,63 untuk subsektor Hortikultura (NTPH); 104,54 untuk subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR); 99,20 untuk subsektor Peternakan (NTPT) dan 104,71 untuk subsektor Perikanan (NTNP) yang terdiri dari Perikanan Tangkap (NTN) sebesar 106,49 dan Perikanan Budidaya (NTPi) sebesar 98,75.

Pada Juli 2020, pedesaan di provinsi Jambi mengalami deflasi sebesar 0,23 persen atau nilai Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,22.

"Jika dilihat menurut kelompok konsumsi rumah tangga, inflasi terjadi pada tujuh kelompok, kelompok Pakaian dan Alas Kaki sebesar 0,03 persen; kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Lainnya sebesar 0,06 persen; kelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,24 persen; kelompok Kesehatan sebesar 0,10 persen; kelompok Transportasi sebesar 0,15 persen; kelompok Rekreasi, Olahraga dan Budaya sebesar 0,84 persen serta kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,28 persen," ujar Wahyudin.

Sindir Pemerintah Tebo, Pemuda di Muara Tabir Gelar Upacara HUT RI ke 75 di Jalan Lumpur

Pulihkan Ekonomi Akibat Covid-19, Pemkab Sarolangun Andalkan Program P2DK untuk Ketahanan Pangan

VIDEO Viral Perempuan Bertemu Jodoh di Kolom Komentar TikTok, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya

Sedangkan deflasi terjadi pada dua kelompok, yaitu kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau sebesar 0,48 persen serta kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa lainnya sebesar 0,03 persen. Sementara itu, pada kelompok Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan serta pada kelompok Pendidikan tidak terjadi perubahan indeks.

Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Jambi pada Juli 2020 sebesar 104,15, mengalami kenaikan 2,11 persen. Hal ini karena It naik 2,59 persen dan Indeks BPPBM naik juga sebesar 0,12 persen. Kenaikan NTUP Provinsi Jambi dipengaruhi oleh kenaikan NTUP pada empat subsektor yaitu subsektor Hortikultura naik sebesar 2,71 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 2,47 persen, subsektor Peternakan sebesar 1,08 persen, dan subsektor Perikanan naik sebesar 0,74 persen.

"Subsektor Tanaman Pangan turun sebesar 0,14 persen," tutupnya.

Penulis: fitri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved