Breaking News:

Kuota Gas Elpiji 3 Kg di Tanjab Timur Dikurangi, Begini Alasan Dari Dinas Perdagangan

Kuota Gas LPG 3 Kg di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dikurangi oleh pihak Pertamina.

tribunjambi/abdullah usman
Warga tengah mengantri di salah satu pangkalan gas LPG di Kelurahan Muara Sabak Ulu untuk mendapatkan gas Subsidi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kuota Gas LPG 3 Kg di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dikurangi oleh pihak Pertamina.

Untuk hal ini, Dinas Perdagangan Tanjab Timur berikan penjelasan.

"Terkait isu yang beredar di pasaran dengan adanya pengurangan kuota gas LPG 3 kg, kemarin   kita sudah bertemu pihak pertamina. Jadi,  bukan pengurangan kuota melainkan pengalihan kuota untuk bulan berikutnya," ujar Kabid Perdagangan Disperindag Tanjabtim Afrinaldi, Selasa (18/8/2020).

"Jadi kekurangan pada bulan ini akan ditutupi pada bulan atau pengiriman berikutnya, jadi bukan pengurangan," sambungnya.

104 Hektare Lahan di Tanjung Jabung Timur Ludes Terbakar, 67 Desa Rawan Kebakaran Lahan

USAI Kepergok Dengan Rangga Azof Mesra di Belakang Layar, Cuitan Cut Syifa Disorot, sedang Kasmaran?

Terungkap Penyebab Jaksa Fedrik Adhar Meninggal, Ternyata Gegara Covid-19, Rekan Kerja Beberkan Ini

Menurutnya,  secara global pada bulan Agustus memang terjadi penurunan pengiriman kuota gas sekitar 7000 tabung. Jika  dibandingkan tiga bulan sebelumnya di angka  159 menjadi 152 tabung. 

"Sebagai solusi atau penggantinya pihak pertamina akan menambah pengiriman kuota gas tersebut melalui kegiatan OP di luar jadwal pengiriman reguler," ia menjelaskan.

Gas elpiji bersubsidi di Tanjab Timur.
Gas elpiji bersubsidi di Tanjab Timur. (Tribun Jambi/Zulkifli)

Saat ini, pantauan Tribunjambi.com Selasa pagi di  satu pangkalan di Kelurahan Muara Sabak Ulu Kecamatan Sabak Timur, antrian panjang warga untuk membeli gas LPG sudah terjadi sejak pukul 05.30.

Lantaran  beberapa pekan terakhir pasokan gas di Sabak Timur berangsur menghilang.

Jaksa Fedrik Meninggal Karena Covid-19, Novel Baswedan: Semoga Allah Mengampuni Segala Dosanya

Raffi Ahmad Takut Gendong Bayi Kembar Syahnaz, Nagita Slavina Ungkap Raffi Jarang Pegang Rafathar

ICW Curiga Sejak Awal Kejagung Pasang Badan Terkait Kasus Jaksa Pinangki

Tidak sedikit dari warga yang mengantri harus gigit jari, akibat pasokan gas yang berada di pangkalan sudah habis.

Warga berharap pemerintah segera memberikan solusi satu diantaranya dengan menggelar OP atau penambahan kuota gas. 

"Dari subuh tadi sudah ngantri mas. Biasonyo jam 7.00 masih kebagian, ini jam 6.25 sudah ludes. Tepaksolah balek kosong," ujar Rina,  warga yang ikut mengantri.

Tuntutan Mpok Alpa Agar Berhubungan Seksual dengan Suami Setiap Hari: Daripada Dia Liat yang Lain!

Ini Sebab Kenapa Ahok BTP Ditunjuk Jadi Komisaris Pertamina, Gaji Rp 170 Juta, Bonus Bisa Miliaran

Rugikan Negara Rp 40 Miliar Lebih, Mantan Kadis PU Papua Dijebloskan KPK ke Rutan Abepura

Penulis: Abdullah Usman
Editor: rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved